Prostatitis

Pengobatan Prostatitis

Pengobatan prostatitis berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut adalah beberapa pengobatan yang mungkin diberikan dokter bagi penderita prostatitis.

Antibiotik

Antibiotik adalah pengobatan prostatitis yang paling umum diberikan dokter. Bila dokter menilai infeksi yang diderita oleh pasien sudah parah, dokter akan menyarankan untuk rawat inap dan memberikan antibiotik secara intravenous (IV), yaitu melalui pembuluh darah. Dokter juga akan memberikan antibiotik oral untuk Anda konsumsi kurang lebih selama 2 hingga 3 minggu. Atau, bisa jadi lebih lama bila Anda menderita prostatitis kronis.

Alpha blockers

Jenis obat ini biasa digunakan pada pasien dengan pembesaran kelenjar prostat. Obat ini juga mampu meredakan gejala-gejala prostatitis ringan, seperti sulit buang air kecil.

Obat anti-radang

Jenis pengobatan ini dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Alternatif

Selain jenis obat di atas, ada pula beberapa pengobatan alternatif. Biasanya berbentuk terapi.

Biofeedback

Spesialis biofeedback akan menggunakan sinyal dari peralatan monitoring untuk mengajari Anda cara mengontrol fungsi tubuh, termasuk cara merilekskan otot.

Akupunktur

Seperti yang Anda tahu, terapi akupunktur menggunakan jarum sebagai alat yang ditusukkan dengan kedalaman tertentu ke bagian tubuh.

Pengobatan herbal dan suplemen

Tidak ada bukti khusus yang menyatakan obat herbal dan suplemen membantu menyembuhkan prostatitis. Namun, sudah banyak pria yang mengonsumsinya. Beberapa bahan herbal yang dapat Anda konsumsi untuk membantu meredakan prostatitis ialah bawang dan teh hijau.