Nah Loh, Ini Dia 7 Tanda Pasangan Berbohong kepada Anda

Walau menyangkut hal sepele, kebohongan tetaplah kebohongan. Dan pasangan yang hobi berbohong bukanlah pasangan yang patut dipertahankan. Namun, bagaimana cara mengetahui pacar berbohong atau tidak? Jika mulai curiga dengan kelakuan si dia, ada baiknya simak ciri pasangan berbohong berikut ini untuk mengetahui apakah kecurigaan Anda benar atau tidak.

ciri pasangan berbohong

ADAKAH yang lebih buruk daripada dibohongi pasangan? Ada, yakni tidak tahu bahwa Anda sedang dibohongi. Pembohong ulung biasanya pandai menyampaikan kebohongannya dan bisa jadi Anda tidak sadar sedang dibohongi.

Memang, sih, tidak baik untuk selalu mencurigai pasangan. Namun, waspada tentu diperlukan, apalagi bila hubungan kalian baru seumur jagung dan belum terlalu saling mengenal.

Jika ia mulai bertingkah aneh dan membuat banyak alasan, di titik inilah Anda harus siap siaga. Lebih cermatlah ketika mendengarkan penjelasannya dan jangan mudah percaya. Untuk memudahkan, berikut ini cara mengetahui pacar berbohong yang kami himpun dari bustle.com. Dengan menyimak baik tanda-tanda ini, Anda akan lebih jeli mengetahui ciri pasangan berbohong.

Dia Defensif

Inilah cara mengetahui pacar berbohong yang paling mudah, bahkan untuk mengenali pembohong ulung sekalipun. Ya, ciri pasangan berbohong yang paling pertama adalah defensif. Saat Anda menanyakan hal-hal sepele, bisa jadi ia bereaksi berlebihan untuk menyembunyikan kebohongannya dan menutupi kecurigaan.

Misalnya, Anda hanya bertanya dengan siapa ia berbincang di telepon. Alih-alih menjawab, bisa jadi ia justru menanggapi dengan kemarahan dan balik bertanya mengapa Anda sangat curigaan. Pasangan berbohong biasanya melakukan trik ini untuk memanipulasi keadaan dan membuat seolah-olah Andalah pasangan yang buruk dalam hubungan ini.

Ia Pernah Berbohong Sebelumnya

Orang yang pernah berbohong memiliki peluang besar untuk berbohong lagi. Bisa dibilang, bila pacar Anda pernah berbohong, jangan 100% percaya kepadanya bahwa ia tak akan mengulangi hal itu. Ketika ia mulai bertingkah aneh, percayalah pada insting Anda.

Baca juga: 8 Kebohongan Saat Kencan Pertama

Kontak Mata Berlebih

Banyak yang bilang pembohong akan menghindari kontak mata untuk menutupi kebohongannya. Namun, karena fakta ini sudah banyak diketahui orang, bisa jadi ia melakukan hal sebaliknya.

Saat menutupi kebohongan, bisa saja ia melakukan kontak mata yang super intens dan sebenarnya tidak diperlukan untuk coba meyakinkan Anda. Waspadalah dengan hal ini.

Intinya, segala hal yang ekstrem bukanlah hal yang normal. Sama sekali tidak ada kontak mata dan kontak mata berlebihan sama-sama menandakan hal yang kurang baik.

Ia Sering Menyentuh Wajah

Saat menyampaikan penjelasan, orang yang berbohong akan lebih sering menyentuh wajah atau mulutnya. Trik ini secara tidak sadar dilakukan untuk mendistraksi Anda dari ucapan yang sedang ia sampaikan. Dengan memperhatikan gerakannya, Anda berpotensi tidak terlalu memperhatikan ucapannya.

Senyuman Palsu

Benar kata orang, mata dapat berbicara. Gerak bibir mungkin bisa dipalsukan, tetapi sorot mata tidak. Jadi, lihat secara jeli apakah ia benar-benar tersenyum atau dibuat-buat. Bila senyumnya palsu, bisa jadi ia sedang berbohong kepada Anda.

Pupil Mata Melebar

Pupil akan melebar ketika seseorang berusaha keras melakukan sesuatu. Meyakinkan seseorang untuk mempercayai penjelasan bohong pun membutuhkan usaha ekstra.

Maka, bila ia adalah pembohong, sangat besar kemungkinan pupil matanya melebar saat memberi penjelasan pada Anda. Gerakan pupil sangat sulit dikontrol. Maka, percayalah dengan apa yang ditunjukkannya.

They Include “Honesty” Words

“Beneran, kok”, “Percaya, deh”, atau “Aku ngomong jujur, loh” tidaklah dibutuhkan bila Anda benar-benar berkata jujur. Namun, orang yang sedang berbohong ada kemungkinan besar akan mengatakan ini. Tujuannya adalah untuk meyakinkan si pendengar bahwa apa yang dikatakannya memang benar terjadi.

Baca juga: Ladies, Waspadai 10 Kebohongan yang Sering Dikatakan Pria

nuriamalia

passionate writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 2 years ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 2 years ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 2 years ago