Mungkinkah Infertilitas Dialami Pasangan Muda?

Pernahkah Anda mendengar mitos yang mengatakan bahwa wanita usia 35 tahun ke atas lebih susah hamil? Sebagian orang percaya bahwa semakin bertambah usia pria maupun wanita, maka semakin tinggi tingkat infertilitas atau ketidaksuburannya. Faktanya, ada pasangan tidak subur yang usianya di bawah 30 tahun, lho. Apa sebenarnya penyebab infertilitas yang harus dialami oleh pria dan wanita muda?

penyebab infertilitas

MESKIPUN infertilitas dapat dialami oleh wanita dengan usia di atas 35 tahun, tetapi ada juga wanita yang usianya masih berada di kisaran angka 20-30 tahun mengalami infertilitas. Pasangan yang menikah di usia 20-30 tahun pun mengaku tidak kunjung hamil meskipun sudah melakukan hubungan intim selama 12 bulan penuh. Tentu saja permasalahan infertilitas ini menjadi momok yang menakutkan bagi pasangan muda yang sedang menantikan kehadiran sang buah hati.

Berdasarkan laporan yang dibuat oleh American Society of Reproductive Medicine tercatat beberapa fakta mengenai infertilitas berdasarkan usia:

  • 7% wanita antara usia 20 sampai 24 tahun diklaim tidak subur
  • 9% wanita antara usia 25 sampai dengan 29 tahun juga dinyatakan tidak subur
  • 15% wanita berusia 30 sampai 34 tahun dinyatakan tidak subur

Angka yang menunjukkan tingkat infertilitas wanita berdasarkan usia ini kurang lebih sama dengan para pria. Jadi, pria muda pun berisiko mengalami infertilitas. Kesimpulannya, usia bukanlah jaminan pasangan muda tidak mengalami infertilitas.

Adapun penyebab infertilitas yang dialami oleh wanita maupun pria antara lain adalah:

Kualitas Sperma Buruk

Kualitas sperma pria juga mempengaruhi infertilitas pada usia muda. Bentuk dan gerakan sperma yang kurang sempurna akan menghambatnya untuk dapat membuahi sel telur. Konsentrasi sperma yang rendah tentunya berada di bawah angka normal, yaitu 20 juta atu lebih sperma per ml semen. Kebiasaan merokok, memakai celana ketat, dan mengonsumsi minuman beralkohol ternyata dapat memperburuk kualitas sperma.

Baca juga: Usia Berapa Kesuburan Pria Mulai Menurun?

Kelainan Genetik

Sindroma Klinefelter merupakan kelainan genetik pria di mana ia hanya memiliki satu kromosom Y dan dua kromosom X. Kondisi ini tentu dapat mempengaruhi pertumbuhan testis. Imbas dari hal ini adalah testis tidak dapat memproduksi sperma dengan kualitas yang baik.

Faktor Hormonal

Salah satu penyebab infertilitas pada pria dan wanita adalah faktor hormonal. Pria yang tidak subur memiliki permasalahan pada produksi hormon testosteron sehingga dapat menghambat produksi sperma. Sementara pada wanita, terdapat kelainan hormon reproduksi seperti lutein dan perangsan folikel dapat menghalangi proses pelepasan sel telur.

Baca juga: Posisi Seks Terbaik agar Cepat Hamil, Sudah Coba?

Berdasarkan informasi di atas, pasangan tidak subur tak hanya yang berusia 30-35 tahun, tetapi mereka yang usianya di bawah angka tersebut juga berpotensi mengalami infertilitas. Jika Anda telah menikah selama setahun dan tidak kunjung dikaruniai buah hati, maka sebaiknya cek kesuburan Anda dan pasangan untuk memperoleh penjelasan yang lebih baik dari dokter.

Be the first to write a comment.

Your feedback