Lakukan 6 Pose Yoga Ini untuk Redakan Kram Haid

Cara mengatasi kram perut saat haid tidak harus dengan obat-obatan. Anda bisa kok meredakan kram haid dengan yoga.

meredakan kram haid

UNTUNGNYA, beberapa pose yoga untuk mengatasi kram perut saat haid yang akan kita bahas berikut mudah dipraktekkan. Mengingat tubuh bagian bawah sering terasa berat selama datang bulan, maka posisi duduk akan menjadi fokus kita kali ini. Tahan setiap pose selama beberapa menit agar efeknya lebih maksimal. Dilansir dari verywellhealth.com.

1. Cobbler (Baddha Konasana)

Cobbler merupakan pose yoga yang dapat membuka area pinggul. Untuk meredakan kram haid lebih lagi, tambahkan gerakan forward bend. Gunakan guling atau tumpukan beberapa selimut untuk menyanggah tubuh sehingga Anda bisa lebih rileks.

2. Head to Knee (Janu Sirsasana)

Sambil duduk, julurkan kaki kanan lurus ke depan, lalu posisikan telapak kaki kiri menyentuh paha kanan dalam. Condongkan tubuh ke depan (ke arah kaki kanan) kemudian lakukan fold forward. Sebelum ganti kaki, praktekkan pose Cobbler lebih dulu.

Mempraktekkan pose ini berulang kali dapat meregangkan otot-otot hamstring seperti ketika melakukan forward bend. Lebih dari itu, posisi meregangkan kaki satu demi satu ini juga mampu memperpanjang pinggul dan selangkangan.

Baca juga: Pre-Menstrual Syndrome, Apakah Anda Mengalaminya?

3. Seated Straddle (Upavistha Konasana)

Posisi yoga untuk meredakan kram haid berikutnya adalah dengan membuka kedua kaki lebar-lebar sehingga masuk pose Upavistha Konasana. Tak hanya berfokus pada otot hamstring, pose ini juga meregangkan paha dalam dan memperpanjang tulang belakang.

Sebelum forward bend, sanggah tubuh dengan guling atau tumpukan selimut. Tapi bila tetap ingin duduk tegak tanpa melakukan forward bend, itu juga tak masalah. Yang pasti selagi datang bulan, forward bend yang dilakukan mungkin tak bisa sedalam biasanya, dan itu normal. Jadi tak perlu dipaksakan ya, Ladies.

4. Seated Forward Bend (Paschimottanasana)

Julurkan kedua kaki ke depan agar tubuh bisa masuk pose Paschimottanasana. Panjangkan tulang belakang ketika duduk. Setelah itu, condongkan badan ke depan sambil membayangkan panggul sebagai ‘mangkuk’ yang dimiringkan ke depan.

Ikuti alur pernapasan, dan agar lebih rileks, tak mengapa untuk membungkukkan punggung sedikit saja. Tak hanya mampu membuka otot hamstring dan betis, gerakan yoga ini juga ampuh regangkan punggung.

5. Supported Bride Pose

Dua pose yoga untuk atasi nyeri datang bulan berikutnya ini dilakukan sambil berbaring. Untuk masuk pose Bride, berbaringlah terlentang. Tekuk kedua kaki sehingga lutut mengarah ke langit-langit, lalu angkat pinggul ke atas perlahan (sambil menekan kedua telapak kaki).

Selanjutnya, sematkan yoga block di bawah pinggul untuk menopangnya. Turunkan pinggul. Langkah berikutnya adalah menekan telapak kaki lagi sambil mengangkat pinggul kemudian geser block hingga keluar. Gerakan backbend sederhana ini dapat meredakan nyeri punggung akibat menstruasi.

Dan soal block-nya, meski sehari-hari Anda mungkin sudah terbiasa menggunakan yang lebih tinggi, namun kali ini pilih yang pendek saja.

Baca juga: Berenang Saat Sedang Haid? Ini Triknya!

6. Goddess Pose (Supta Baddha Konasana)

Masih tetap dalam posisi berbaring terlentang, mari kita tutup rangkaian latihan dengan Goddess Pose. Caranya, tekuk kedua lutut ke samping sehingga telapak kaki saling berhadapan dan bersentuhan satu sama lain. Letakkan guling di bawah tulang belakang supaya tubuh merasa lebih nyaman.

Pose yang merupakan versi berbaringnya Cobbler ini mampu membuka maupun merilekskan selangkangan dan pinggul. Usahakan untuk tetap dalam posisi ini selama 5-10 menit sambil bermeditasi supaya tubuh dan pikiran benar-benar rileks sepanjang hari.

Bagaimana Ladies, tidak susah bukan melakukan 6 pose yoga untuk redakan kram haid tadi? Kini saatnya praktek!

Waiting for the best is never useless.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 2 months ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 2 months ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 2 months ago