Kontrasepsi Barrier

Cervical Cap Kontrasepsi Barrier

Banyak orang mengira bahwa cervical cap adalah jenis kontrasepsi barrier yang sama dengan diafragma. Namun, kedua alat kontrasepsi ini sangat berbeda.

Tidak salah jika banyak yang mengira cervical cap sama dengan diafragma. Pasalnya, kedua alat kontrasepsi ini sama-sama dipakai bersama dengan spermisida untuk mencegah kehamilan secara lebih akurat. Alat ini sudah dilengkapi dengan tempat untuk menampung spermisida.

Cervical cap atau yang dikenal dengan nama kap serviks terbuat dari lateks dan berbentuk bulat cembung. Cervical cap dapat dipakai sendiri tetapi membutuhkan resep dokter untuk membelinya.

Gunakan kontrasepsi ini minimal 1 jam sebelum Anda melakukan hubungan seksual. Cervical cap harus dibiarkan selama kurang lebih 6 jam setelah terakhir melakukan hubungan seks, namun jangan biarkan alat kontrasepsi ini berada di dalam vagina selama lebih dari 24 jam.

Tingkat kegagalan cervical cap pada wanita yang belum pernah melahirkan bisa mencapai 16 persen. Sementara itu, wanita yang sudah pernah melahirkan memiliki tingkat kegagalan hingga 32 persen ketika menggunakan alat kontrasepsi barrier ini.
Untuk meningkatkan keberhasilan cervical cap dalam mencegah kehamilan, maka sangat disarankan untuk mengombinasikan alat kontrasepsi ini dengan spermisida yang dapat membunuh sperma.

Keunggulan Cervical Cap

Keungulan dalam menggunakan kap serviks ini antara lain adalah bentuknya kecil dan mudah dibawa kemana saja, dapat bekerja selama 24 jam penuh, sehingga penggunanya dapat melakukan hubungan seks hingga berkali-kali. Selain itu, pasangan pria juga tidak akan tahu bahwa pasangan wanitanya sedang menggunakan alat kontrasepsi kap serviks.

Kekurangan Cervical Cap

Namun, ada juga beberapa kekurangan dari cervical cap seperti dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada penggunanya saat berhubungan seks. Selain itu, risiko radang permukaan serviks juga semakin tinggi. Terkadang, pemakaian cervical cap dapat menyebabkan pendarahan, iritasi, debit, dan bau abnormal di vagina. Di samping itu, jangan gunakan cervical cap saat Anda sedang haid.