9 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Vagina Berdarah Setelah Berhubungan Intim

Pendarahan selama berhubungan seks sebenarnya wajar. Vagina Anda, meskipun luar biasa fleksibel, juga terdiri dari lapisan yang cukup lunak. Sebagai bagian tubuh yang sensitif, vagina mudah merasakan rasa nikmat. Tetapi hal ini juga yang menyebabkan vagina terkadang mengeluarkan darah ketika sedikit terbentur. Kanal vagina Anda juga terhubung dengan bagian lain yang rumit dan lembut sehingga goresan dan gangguan apapun yang terjadi dapat menyebabkan pendarahan.

penyebab berdarah setelah berhubungan

INILAH beberapa hal penting yang harus Anda ketahui mengenai penyebabkeluar darah setelah berhubungan intim. Sebagian kasus tidak begitu serius, tetapi untuk sebagian lagi, Anda harus mendapatkan pengobatan khusus. Untuk mengetahuipenyebab berdarah setelah berhubungan, Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter.

1. Tidak Cukup Pelumas

Vagina memiliki pelumas pribadi, itu benar. Namun, tidak semua orang dapat menghasilkan pelumas ini saat berhubungan intim atau untuk melindungi selaput vagina yang halus. Jadi, penting bagi vagina Anda memiliki cukup pelumas untuk melindungi kulit Anda. Gesekan keluar masuk yang terjadi saat berhubungan seks dapat mengakibatkan lecet yang bisa menyebabkan darah keluar.

Jika vagina tidak menghasilkan pelumas yang cukup, Anda dapat menggunakan pelumas buatan atau lubricant. Perlu Anda ingat juga bahwa vagina memerlukan waktu untuk pemanasan. Jadi, jangan lupa foreplay!

2. Serviks Anda Tergesek

Saat melakukan seks penetrasi, terkadang serviks Anda tergesek. Ini tidak terjadi di semua posisi, tapi cukup umum. Sebagian besar penyebab berdarah setelah berhubungan berasal dari gesekan dan benturan pada leher rahim. Jika hal ini terasa aneh dan tidak nyaman saat berhubungan, Anda hanya perlu melakukan eksperimen dengan posisi seks yang tidak terlalu dalam sehingga leher rahim Anda tidak tersentuh terlalu sering.

3. Anda Sedang Menstruasi

Keluar darah setelah berhubungan intim bisa disebabkan karena Anda mengalami menstruasi. Bisa jadi, Anda tidak sadar bahwa sudah waktunya Anda menstruasi. Atau, Anda mungkin merasa menstruasi Anda sudah selesai, but guess what?Darah haid belum selesai keluar.

Hal ini normal dan Anda tidak perlu khawatir. Jika Anda merasa tidak nyaman untuk berhubungan intim saat menstruasi, tunggu sampai haid benar-benar berhenti.

Baca juga:Begini Caranya Tetap Bersih Saat Menstruasi

4. Anda baru Pertama Kali Berhubungan Seks

Jika Anda baru pertama kali berhubungan seks, bisa jadi Anda mengalami pendarahan karena selaput dara Anda yang sobek. Ini sebenarnya adalah kekeliruan karena selaput dara wanita akan luruh secara alami dari waktu ke waktu. Selain itu, kebanyakan selaput dara atau hymen memiliki lubang yang memungkinkan darah menstruasi dan cairan lain bisa keluar dari vagina.

Jadi, ada kemungkinan besar Anda sama sekali tidak berdarah saat seks pertama. Tapi hal ini tergantung juga pada usia seks pertama dan aktivitas harian (seperti berkuda, mengendarai sepeda, berolahraga, dan lain-lain).

5. Anda Memiliki Microtears

Rough sex atau seks yang liar bisa mengakibatkan microtears (sel kulit terkikis) dan menyebabkan pendarahan. Kabar baiknya adalah vagina Anda akan sembuh dengan sendirinya. Namun sayangnya, jika Anda suka rough sex dan akibatnya ada sedikit microtears, mungkin Anda akan merasa sakit jika berhubungan intim sebelum sembuh.

6. Anda Memiliki Vaginitis atau Servisitis

Vaginitis adalah radang atau infeksi pada vagina dan servisitis adalah radang atau infeksi pada serviks. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada cairan vagina, gatal, dan nyeri (untuk vaginitis) dan perubahan pada cairan vagina dan pendarahan (untuk servisitis). Keduanya bisa menjadi penyebab berdarah setelah berhubungan.

Keluar darah setelah berhubungan intim bisa jadi karena infeksi bakteri (seperti melalui penyakit menular seksual), tetapi juga bisa karena perubahan normal pada tubuh Anda selama menstruasi atau seiring bertambahnya usia.

7. Anda Mengidap Erosi Serviks

Erosi serviks adalah ketika sel-sel yang biasanya berada di dalam lapisan leher rahim Anda menonjol di sekitar lubang rahim. Sel-sel ini dirancang untuk dilindungi di dalam serviks Anda, jadi saat berada di luar vagina Anda, mereka bisa mengalami peradangan dan dapat berdarah lebih mudah.

Hal ini paling sering dialami oleh remaja, orang yang mengonsumsi kontrasepsi oral atau wanita dalam masa kehamilan. Terkadang, Anda mungkin memerlukan perawatan yang mencakup pembekuan atau kateterisasi sel. Namun, bagi sebagian orang, hal tesebut akan hilang dengan sendirinya.

8. Penyakit Menular Seksual

PMS berpotensi menjadi penyebab keluar darah setelah berhubungan intim, disertai dengan beberapa gejala lainnya. Klamidia dan gonore adalah infeksi bakteri yang memengaruhi serviks dan penyebab berdarah setelah berhubungan. Efek samping yang tidak menyenangkan lainnya seperti gatal, terbakar, perubahan pada cairan vagina, dan nyeri panggul.

Baca juga:10 Mitos Tentang Risiko Penyakit Menular Seksual

9. Tumor Jinak

Kita cenderung memikirkan pertumbuhan tumor pada tubuh kita sebagai hal yang menakutkan. Padahal, kebanyakan tumor tidak bersifat kanker dan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman. Bisa jadi itu hanya polip jinak pada leher rahim atau dinding rahim Anda. Inilah penyebab berdarah setelah berhubungan karena polip sangat rapuh dan mudah berdarah ketika disentuh.

Kebanyakan polip hilang dengan sendirinya, tapi terkadang juga harus diatasi dengan prosedur operasi. Untungnya, prosedur ini umumnya mudah dan tidak menimbulkan rasa sakit.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 2 years ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 2 years ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 2 years ago