7 Tanda Hubungan LDR Tak Perlu Dipertahankan Lagi

Pacaran jarak jauh bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ada banyak pengorbanan dan persoalan yang pastinya akan sering dilalui oleh kedua belah pihak. Kala pacaran jarak jauh semakin menyiksa, Anda jadi bertanya-tanya, apakah memang ini hanya sebatas hubungan LDR tanpa komunikasi yang baik atau memang pada dasarnya hubungan ini tak pantas dipertahankan? Daripada larut dalam kebingungan, simak pendapat para ahli ini soal 7 tanda hubungan jarak jauh Anda dan pasangan tak usah dilanjutkan lagi.

Teenager on her mobile phone

HUBUNGAN LDR tanpa komunikasi sama saja tidak memiliki pasangan sama sekali. Pasangan jarak dekat saja bisa kewalahan dan kacau balau bila tidak ada kelancaran komunikasi, apalagi hubungan pacaran jarak jauh?

Ya, memang, pada dasarnya pacaran jarak jauh berisiko menghadapi segudang rintangan. Masalah komunikasi hanyalah salah satunya. Ada masalah-masalah lain yang mungkin sering dihadapi pasangan pacaran jarak jauh.

Actually, kunci utama yang perlu dimiliki pasangan jarak jauh seperti dikutip dari bustle.com adalah positive thinking. Anda harus percaya bahwa pasangan Anda adalah orang yang tepat dan menjalani hubungan LDR adalah satu-satunya solusi bagi Anda dan pasangan untuk saat ini. Sebab, percaya atau tidak, pasangan jarak jauh seringkali berpisah dan hancur hanya karena sikap skeptis.

Namun, ironisnya, memang ada kalanya Anda harus memikirkan yang terburuk dan memahami bahwa hubungan ini lebih dari sekadar hubungan LDR tanpa komunikasi yang baik. Untuk memahami hubungan LDR seperti apa yang harus diakhiri, memang agak sulit.

Pasalnya, kadang Anda berpikir bahwa Anda dan pasangan hanya memerlukan waktu bersama yang lebih banyak. Untuk bisa paham lebih dalam, 7 tanda inilah yang kira-kira membuat Anda tahu bahwa hubunganLDR harus segera diakhiri.

Pasangan Tidak Berusaha Berkomunikasi

Dalam hubungan LDR ataupun jarak dekat, Anda perlu merasa jadi prioritas, bukan? Nah, kebutuhan ini akan semakin meningkat ketika Anda melakukan hubungan jarak jauh.

Jika pasangan saja tidak pernah memberi kabar atau bahkan sering menghilang, apakah menurut Anda ia pantas dipertahankan? Don’t waste your time for the wrong person.

Jarak Jauh Sepanjang Tahun

Hubungan jarak jauh akan sangat memudahkan ketika Anda atau pasangan membuat batas rentang waktu kapan harus bertemu. Seminggu sekali, enam bulan sekali, atau bahkan setahun sekali in special case (misal karena ia memang melakukan studi di luar negeri)?

Tidak masalah. Asal, kalian berdua memang sama-sama menepati janji dan ingin bertemu. Namun, jika kalian tak pernah memikirkan kapan ingin bertemu dan cuek saja dengan ketiadaan sentuhan fisik, Anda dan pasangan benar-benar harus memikirkan ulang hubungan kalian.

Dasar Hubungan Kalian Tidak Kuat

Untuk mendapatkan hubungan jarak jauh yang baik, Anda mesti yakin bahwa dasar hubungan Anda kuat. Solid foundation makes LDR a lot more easier.

Baca juga:7 Tanda Anda Tidak Cocok Menjalani LDR

Hubungan Ini Menghabiskan Waktu Anda

Jika Anda tidak lagi punya waktu untuk aktivitas harian dan lebih banyak menunggui ponsel Anda berdering, maka hubungan jarak jauh Anda sudah mengarah pada hubungan tidak sehat dan tidak produktif.

Bertahan karena Alasan yang Salah

Hubungan LDR memang penuh tantangan. Karena itulah, seringkali kita bertahan hanya karena sayang untuk merelakan hubungan yang melelahkan ini. Jika satu-satunya alasan Anda untuk bertahan adalah ini, maka lebih baik Anda melepaskannya.

Tak Tahu Di Mana Ujungnya

Apakah Anda sanggup menjalani hubungan jarak jauh selamanya? Jika tidak, Anda harus tahu kapan hubungan jarak jauh ini akan berakhir. Bila tidak ada yang sanggup memberi kepastian, maka lebih baik sudahi.

Baca juga:Ingin Putus Lewat SMS? Begini Aturannya

Anda Tergoda Menjalin Hubungan Lain

Rasa kesepian dalam hubungan jarak jauh tak ayal membuat Anda mencari pelengkap. Entah lewat kumpul bersama teman atau melakukan hobi. Ini masih tak mengapa.

Namun, jika Anda tergoda untuk berselingkuh, mungkin ini sudah saatnya berhenti dari hubungan jarak jauh. Daripada berselingkuh, lebih baik tinggalkan pasangan lama Anda dan jalin hubungan baru yang lebih sehat dan sesuai bagi Anda.

nuriamalia

passionate writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 3 weeks ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 1 month ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 1 month ago