6 “Kebohongan” yang Bisa Membuat Hubungan Makin Erat

Cara mempertahankan hubungan ada bermacam-macam. Salah satunya adalah dengan komunikasi. Bukan komunikasi standar loh, ya. Anda harus memasukkan trik di dalamnya. Kadang, trik komunikasi dengan sedikit kebohongan manis dapat membuat hubungan kian romantis. Mau tahu kebohongan apa saja yang membuat si dia bahagia? Simak di sini ya.

cara mempertahankan hubungan

KOMUNIKASI dalam kehidupan berpasangan adalah hal yang penting. Bahkan, ada yang bilang bahwa komunikasi adalah elemen yang paling penting di antara yang lain. Pasalnya, dengan strategi komunikasi yang ciamik, segalanya akan jadi lebih baik. Lantas, bagaimanakah komunikasi yang baik itu?

Sebagai cara mempertahankan hubungan, ada yang berpendapat bahwa komunikasi yang baik berasal dari kejujuran dan kasih sayang. Lewat komunikasi, tunjukkanlah bahwa Anda respect dan peduli pada si dia. Tunjukkan pula bahwa Anda sangat jujur padanya.

Hmm, apa iya begitu? Ternyata, tidak juga loh. Kadang kejujuran yang naif juga dapat menyakitkan hati. Misalnya, Anda secara terang-terangan mengatakan nafas si dia tak sedap saat berciuman. Alih-alih mesra, yang ada malah awkward, deh.

Maka dari itu, kadang kebohongan bisa jadi cara mempertahankan hubungan, loh. Bukan kebohongan yang menyakitkan ya, tapi kebohongan baik yang akan menyenangkan hatinya. Kira-kira, apa kebohongan yang berdampak baik bagi hubungan? Dikutip dari bustle.com, inilah 6 di antaranya.

Aku Tahu Sejak Kencan Pertama

Bukan dengan mengatakan bahwa Anda mengetahui dia adalah orang yang tepat saat kencan pertama, ya. Ini sih terlalu kentara gombalnya.

Namun, sampaikan pada pasangan bahwa Anda sudah merasa cocok dengannya sejak pertama kali berkencan. Jangan katakan bahwa Anda tak tertarik padanya di awal kalian berkenalan, pengakuan ini justru akan menyakitkan.

Semuanya Akan Baik-Baik Saja

Saat pasangan mengalami kesulitan, katakanlah padanya bahwa semua akan baik-baik saja. Meski sebenarnya Anda tak merasa demikian, sampaikan saja demikian.

Keyakinan dan dukungan Anda akan membuatnya tenang. Jangan malah menyalahkannya di kondisi sulit. Dukung saja dulu. Anda punya cukup banyak waktu untuk mendiskusikan permasalahan yang sebenarnya. Tentu setelah dia tenang dan pulih dari stresnya.

Baca juga: 7 Hal Ini Tandanya Anda Terlalu Pasif dalam Hubungan

Iya, Tentu Saja

Sebagai orang terdekat, persetujuan Anda sangat penting baginya. Ketika ia menanyakan sesuatu yang penting baginya, tetapi mungkin tidak Anda sukai maupun benci, setujui saja.

Persoalan ini biasanya berkaitan dengan lokasi makan, acara kumpul dengan teman-teman, atau pilihan baju yang sangat ia suka. Membuatnya bahagia adalah salah satu hal yang akan membuat Anda bahagia juga, bukan?

Ini Enak, Loh!

Ya, beberapa orang memang tidak bisa memasak. Namun, jangan terlalu jujur tentang hal ini. Memberi kritik yang membangun boleh saja, tetapi tidak perlu tega menghinanya.

Ketika ia sudah berusaha keras untuk mengesankan Anda, apa salahnya memuji masakannya? Ini akan menyelamatkan hubungan kalian dan tentu saja membuat pasangan merasa nyaman.

Aku Gapapa, Kok

Anda kadang merasa cemburu tanpa alasan. Dan saat sadar bahwa kecemburuan Anda tidak tepat, lebih baik sampaikan yang sebaliknya. Pasalnya, cemburu tanpa alasan bisa jadi malah menimbulkan pertengkaran hebat.

Namun, jika Anda merasa tetap berhak menyampaikan rasa cemburu, lebih baik sampaikan dengan cara: “Aku cemburu, tapi aku tahu ini tidak beralasan. Aku akan memperbaikinya.” Ini bentuk win-win solution untuk kedua belah pihak.

Baca juga: Miliki 10 Hal Ini Agar Hubungan Anda dan Si Dia Makin Kuat!

Mereka Menyukai Kamu, Loh

Kita tidak bisa membuat semua orang senang, begitu pun dengan pasangan Anda. Di antara inner circle Anda, mungkin ada pihak yang tidak terlalu menyukai si dia. Namun, bila ada yang mengkritik pasangan, lebih baik tak perlu disampaikan secara eksplisit, misalnya: “Ibuku tidak suka cara berpakaian kamu, loh.”

Katakan saja bahwa teman maupun keluarga Anda menyukainya. Ini akan meningkatkan kepercayaan dirinya. Di lain waktu, ketika pasangan akan bertemu lagi dengan orang yang mengkritik gaya berpakaiannya, Anda dapat memberi saran: “Kamu sepertinya akan lebih cantik jika memakai pakaian yang begini deh” (arahkan ke gaya berpakaian yang disukai ibu Anda).

nuriamalia

passionate writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 2 years ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 2 years ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 2 years ago