3 Metode Pembesaran Penis Paling Populer, Benarkah Berhasil?

Sebenarnya ada nggak sih cara memperbesar Mr P? Jika ya, maka bagaimana cara memperbesar alat vital pria itu?

memperbesar mr p

HANYA karena para wanita bisa memperbesar ukuran payudaranya, maka kebanyakan pria pun berpikir kalau mereka juga dapat melakukan hal yang sama terhadap Mr P . Tapi, benarkah ada cara untuk memperbesar Mr P? Sebelum sampai kepada jawabannya, ada baiknya kita ketahui lebih dulu bagaimana anatomi alat vital pria.

Anatomi Mr P

Alat vital pria boleh diibaratkan seperti roti hot dog. Ini artinya, secara umum Mr P tersusun menjadi 2 bagian:

Korpus spongiosum (kepala penis)

Salah satu bagiannya adalah uretra (saluran kencing yang terhubung dengan kandung kemih). Korpus spongiosum ini ibarat sosis dalam hot dog.

Korpus kavernosum (batang penis)

‘Spon’ besar inilah yang dengan cepat terisi darah ketika pria mengalami ereksi. Bagian yang diibaratkan sebagai rotinya hot dog tersebut terhubung ke panggul dan terbagi menjadi 2 bilik yang melekat pada sisi kanan dan kiri tulang duduk pria.

Begitu seorang bocah tumbuh menjadi laki-laki, bilik inilah yang bertumbuh selama masa puber sebagai respon dari hormon testosteron (DHT). Akan tetapi, walau tubuh pria terus memproduksi DHT pada sepanjang hidupnya, namun sayangnya ukuran penis berhenti berkembang ketika pubertas berakhir.

Cara memperbesar Mr P

Faktanya, hanya 55% pria saja yang puas dengan ukuran alat vitalnya. Padahal 85% wanita yang disurvei mengaku sudah cukup bahagia dengan ukuran Mr P pasangan mereka. Ini menunjukkan bahwa cara pandang pria dan wanita mengenai ukuran Mr P ideal sangatlah berbeda.

Ketidakpuasan pria soal ukuran penisnya inilah yang membuat banyak pihak berlomba-lomba untuk menciptakan cara memperbesar Mr P. Dan berikut beberapa cara memperbesar alat vital pria yang paling populer:

1. Suplemen

Agaknya kebanyakan pria akan bersorak gembira bila memang ada ‘pil ajaib’ di luar sana yang dapat menambah ukuran kejantanan mereka. Sayangnya dari sekian banyak suplemen yang dijual di pasaran, belum ada satupun yang dinyatakan berhasil mewujudkan impian tersebut.

Beberapa pil mungkin tak menimbulkan efek samping, namun juga tak berdampak apa-apa pada ukuran alat vital. Tapi, ada juga yang benar-benar mengandung obat seperti sildenafil. Obat ini bisa berbahaya bagi penderita jantung yang mengonsumsi nitrat.

Kebanyakan suplemen juga mengandung substansi yang dapat meningkatkan kadar nitrik oksida (NO), katakanlah seperti l-citrulline atau l-arginin. Ini membuat aliran darah ke penis bertambah sehingga penampakan Mr P jadi lebih ‘berisi’. Sayangnya metode inipun tidak mampu menambah panjang penis dalam arti sesungguhnya.

Baca juga: Ukuran Normal Mr. P di Indonesia

2. Operasi

Perlu Anda ketahui, hingga kini belum ada prosedur operasi pembesaran Mr P yang disetujui oleh badan kesehatan. Namun soal cara memperbesar alat vital pria ini, berbagai dokter memutuskan mencoba beragam metode, misalnya dengan:

  • Memotong ligamen yang melekatkan penis ke tulang pubis. Prosedur ini membuat penis lebih ‘jatuh terjuntai’ sehingga penampakannya jadi bertambah panjang. Padahal ukurannya tetap saja sama. Sayangnya, metode ini juga membuat Mr P jadi kurang stabil saat hubungan intim.
  • Menguliti penis lalu membungkusnya dengan jaringan artifisial agar tampak lebih ‘gemuk’. Prosedur ini bisa menimbulkan bekas luka yang malah membuat Mr P mengerut sehingga menyulitkan aksi intercourse juga.
  • Injeksi lemak (dari tubuh si pria sendiri) atau bahan sintetis untuk membuat alat vital tampak berisi. Tapi lagi-lagi, metode inipun tak dapat memperbaiki fungsi penis.
  • Implan – prosedur memperbesar Mr P ini memang oke untuk pria impoten, akan tetapi tetap tidak mampu membuat ukuran alat vital bertambah. Implan hanya menambah sedikit saja panjang penis karena alat vital dibuat ‘meregang’. Ada juga yang mencoba memperpanjang korpus kavernosum dengan menggunakan implan berukuran besar. Namun uretra dan spongiosumnya tetap sama.

3. Pompa vakum

Sama seperti operasi, belum ada metode pompa vakum atau sejenisnya yang mendapat persetujuan atau pengakuan resmi badan kesehatan. Memang ada perusahaan yang membuat alat khusus untuk penderita penyakit Peyronie (penis bengkok). Namun alat ini masih belum diuji dampaknya terhadap pria yang tidak menderita penyakit tersebut.

Jadi menurut Anda, apa jawaban atas pertanyaan di awal ulasan tadi? Apakah ada prosedur untuk menambah ukuran alat vital pria?

Well, mungkin dengan menurunkan berat badan? Mengingat ada sebuah hasil studi dari Universitas Northwestern beberapa tahun silam yang menjumpai turun berat badan 15 kg dapat menambah panjang Mr P hingga 2,5cm. Tapi benarkah cara ini manjur 100%?

Baca juga: Begini Lho, Cara Mengukur Mr. P yang Benar

Intinya di sini adalah jangan terlalu percaya akan janji muluk-muluk yang kedengarannya bisa memecahkan masalah. Sebaliknya, konsultasikan kekhawatiran Anda mengenai ukuran kejantanan terhadap dokter ahli dan pasangan. Siapa tahu, sang istri termasuk dalam 85% wanita yang sudah puas dengan ukuran Mr. P pasangannya. Jika demikian, Anda tidak perlu minder lagi bukan?

Waiting for the best is never useless.

Be the first to write a comment.

Your feedback