Yakin Pasangan Anda Bebas dari Penyakit Menular Seksual?

Banyak orang menyangka bisa membaca tanda penyakit menular seksual melalui perubahan aroma atau luka yang timbul di organ keintiman. Padahal faktanya, tanda penyakit menular seksual tidak bisa ditandai hanya dari kondisi semacam itu saja.

tanda penyakit menular seksual

SELAIN itu, beberapa orang juga beranggapan bahwa dokter pasti akan memberitahu kalau mereka memang terkena penyakit menular seksual (PMS). Padahal untuk mendeteksi PMS, seseorang harus menjalani tes khusus di luar check up rutinnya.

Dan yang lebih memprihatinkan lagi adalah, tak sedikit orang yang beranggapan kalau PMS hanya menyerang orang-orang tertentu, salah satunya mereka yang suka melakukan seks bebas. Sayangnya, pemikiran semacam inipun tidaklah sepenuhnya benar.

Memang penyebab penyakit menular seksual yang paling umum adalah karena seks bebas. Namun mereka yang belum pernah berhubungan intimpun juga bisa tertular karena beberapa tipe PMS bisa menyebar dengan mudah melalui kontak fisik.

Bertentangan dengan beberapa asumsi di atas, faktanya kebanyakan penderita PMS tidaklah selalu menunjukkan gejala apapun. Ini artinya, tanda penyakit menular seksual tidak bisa dibaca hanya dari perubahan aroma atau luka-luka yang timbul secara fisik.

Lalu bagaimana supaya kita tahu, apakah pasangan mengidap PMS atau tidak?

Untuk mengetahui secara pasti, caranya hanya ada satu, yaitu Anda berdua sebaiknya sama-sama menjalani tes PMS. Begitu hasilnya keluar, segera diskusikan dengan dokter untuk penanganannya (bila hasilnya positif), atau bagaimana pencegahannya (kalau hasilnya negatif).

Satu hal yang pasti soal urusan penyebab penyakit menular seksual ini adalah Anda tidak bisa bergantung pada gejala-gejala yang timbul karena seperti disebutkan sebelumnya, banyak penderita malah tidak menunjukkan gejala apapun.

Anda juga sebaiknya tidak berasumsi kalau pasangan atau diri sendiri pasti negatif, hanya karena alasan masih perawan atau perjaka. Pasalnya, mereka yang perawan atau perjakapun juga bisa terinfeksi bila pernah mengadakan kontak fisik dengan penderita PMS jenis herpes, misalnya.

Baca juga: 10 Hal yang Meningkatkan Risiko Tertular Penyakit Seksual

Apa keuntungan menjalani tes PMS sedini mungkin?

Untuk pasangan yang akan ataupun sudah menikah, tak ada salahnya bila Anda berdua segera melakukan tes PMS. Ada berbagai keuntungan yang dapat diperoleh pasangan kalau bersedia melakukan tes PMS bersama-sama, beberapa di antaranya adalah:

1. Anda dan pasangan jadi lebih percaya dan merasa aman satu dengan yang lain

Jika hanya suami saja yang bersedia misalnya, maka suami bisa berpikir negatif kalau istrinya menolak untuk periksa. Apalagi kalau istri tidak bersedia memberikan alasan yang jelas, maka sikap tidak terbukanya bisa memicu kecurigaan dari sang suami. Dan kondisi semacam ini jelas dapat merusak keharmonisan rumah tangga.

2. Anda dan pasangan jadi lebih saling mengenal satu dengan lainnya

Kalau selama ini Anda selalu sungkan menanyakan tentang seberapa jauh hubungan pasangan dengan mantannya (salah satunya apakah mereka pernah berhubungan intim atau tidak), maka ini merupakan kesempatan untuk membongkar itu semua. Hasil tes PMS bisa membuat Anda dan pasangan saling terbuka tentang hubungan di masa lalu.

3. Anda dan pasangan jadi lebih dekat

Katakanlah hasil tes tidak menggembirakan, salah satu pihak misalnya suami ternyata memang mengidap PMS. Kalau ini terjadi, tentu dokter ataupun istri akan menanyakan penyebabnya. Bila ternyata suami mengaku tidak pernah melakukan seks bebas, maka besar kemungkinan ia tertular karena kontak fisik dengan orang lain. Dengan begitu, walau memang terkena PMS, sang istri setidaknya lega karena suaminya bukanlah tipe pria playboy. Sang istripun pasti akan berusaha untuk membantu soal pengobatan suaminya, dan dengan demikian mereka menjadi lebih dekat.

Baca juga: Mengapa Anda Perlu Melakukan Tes Penyakit Seksual?

Jadi, karena ada banyak manfaat tes PMS terhadap kesehatan dan hubungan Anda berdua, maka jangan tunda lagi untuk melakukan pemeriksaan sekarang. Agar ketika orang lain bertanya: ”Yakin pasangan Anda bebas dari PMS?”, maka Anda bisa menjawabnya dengan mantap: ”Ya, saya yakin.”

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.