Waspadai Nyeri Panggul, Gejala Awal Penyakit Wanita

Nyeri panggul merupakan gejala yang mempengaruhi kesehatan wanita. Nyeri panggul dapat disebabkan karena berbagai kondisi, misal karena Anda sedang PMS (pre-menstrual syndrome). Namun, nyeri panggul harus diwaspadai karena merupakan gejala awal suatu penyakit pada wanita, contohnya kanker ginekologi.

penyebab radang panggul

Gambaran Umum

Nyeri panggul atau secara medis disebut radang panggul merupakan rasa sakit seperti ditekan dari semua sisi perut, di bawah pusar. Rasa sakit dapat dirasakan pada saat-saat tertentu atau dirasakan terus menerus. Banyak wanita yang menggambarkan rasa sakit tersebut begitu hebat, seperti ada benda tajam yang sedang menusuk-nusuk di dalam perut.

Hal tersebut juga disertai dengan gejala lain, seperti pendarahan vagina yang tidak biasa (tidak normal), sakit punggung di bagian bawah dan keputihan. Kesadaran Anda untuk melihat gejala lainnya pada tubuh begitu penting untuk mengetahui penyebab radang panggul yang Anda rasakan. Ini juga penting untuk mengantisipasi apakah nyeri panggul yang Anda rasakan dapat menyebabkan penyakit, seperti kanker ginekologi.

Radang panggul bisa sembuh jika Anda segera memeriksakannya ke dokter. Untuk membantu dokter mengetahui secara akurat penyebab radang panggul, cobalah untuk mengingat dan mencatat kapan Anda mulai merasakan nyeri, apa yang sedang Anda lakukan hingga menimbulkan nyeri, dan apa tindakan Anda untuk menghilangkan atau meredakan rasa nyeri.

Hal itu termasuk melakukan pengobatan over-the-counter (OTC) untuk mengurangi rasa sakit. Jurnal yang Anda buat merupakan metode terbaik untuk melacak penyebab timbulnya rasa nyeri di panggul.

Gejala Kanker Ginekologi

Nyeri panggul juga merupakan gejala umum kanker ginekologi, dimana hal tersebut terjadi jika kanker sudah menyebar ke seluruh tubuh. Beberapa peneliti percaya bahwa kanker ovarium mungkin termasuk pengecualian, namun nyeri panggul bisa jadi gejala awal penyakit tersebut.

Permasalahannya adalah, tanpa alat deteksi kanker ovarium yang memadai dan fakta bahwa nyeri panggul adalah kondisi umum bagi pengidapnya, maka sering terjadi penundaan dalam pemeriksaan.

Pada 2004, sebuah studi di Journal of the American Medical Association menemukan bahwa wanita pernah mengalami gelaja awal kanker ovarium (termasuk pula nyeri panggul), tapi frekuensi, tingkat keparahan dan serangan gejala ini menjadi kunci untuk membandingkan kondisi ganas dan serangan jinak. Anda harus ingat, bahwa nyeri panggul, meskipun umum, hanyalah salah satu dari sedikit kemungkinan gejala awal kanker ovarium.

Baca juga: 10 Gejala Kanker yang Harus Diwaspadai Semua Wanita

Para wanita dalam studi tersebut juga sudah mengalami lebih dari satu gejala awal kanker ovarium seperti pendarahan, sakit punggung bagian bawah dan perubahan gastrointestinal (berkaitan dengan sistem pencernaan, terutama bagian lambung dan usus) seperti konstipasi (sembelit).

Kondisi Lainnya

Walaupun nyeri panggul adalah satu gejala kanker ginekologi, hal tersebut juga merupakan gejala dari berbagai kondisi atau penyakit lainnya. Kemungkinan Anda mengalami nyeri panggul karena:

  • Sembelit
  • PMS
  • Infeksi saluran kemih
  • Batu ginjal
  • Endometriosis (penyakit pada sistem reproduksi wanita di lapisan dalam dinding rahim atau luar rongga rahim)
  • Tumor Fibroid (tumor jinak yang berkembang di rahim, disebabkan adanya sel yang tidak normal berkembang di rahim)
  • Kista ovarium
  • Kehamilan ektopik (hamil anggur)
  • Penyakit radang panggul

Diagnosis

Bagi kebanyakan wanita, nyeri panggul disebabkan karena serangan jinak yang tidak ada hubungannya dengan kanker. Namun, wanita yang mengalami nyeri panggul secara tiba-tiba atau dalam waktu jangka panjang harus segera dievaluasi oleh dokter.

Andaikata nyeri panggul yang Anda alami tidak berhubungan dengan kanker, tetap saja bisa berdampak buruk. Perlu Anda ingat bahwa kram ringan dan nyeri berhubungan dengan menstruasi adalah hal yang nomal dan tidak memerlukan perawatan medis kecuali jika rasanya sangat menyakitkan (kondisi ini disebut dysmenorrhoea).

Baca juga: Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim? Ini Penjelasannya

Anda tidak perlu khawatir karena radang panggul bisa sembuh melalui konsultasi dengan dokter Anda. Ketika Anda menemui dokter dan menceritakan tentang nyeri panggul yang Anda rasakan, dokter Anda akan melakukan pemeriksaan panggul yaitu tes pap smear.

Pada tes tersebut, dokter Anda akan memeriksa apakah ada hal yang tidak umum di bagian vagina, leher rahim, ovarium, dan rahim Anda. Dokter mungkin melakukan pemeriksaan kultur vagina untuk melihat apakah ada infeksi. Dengan cara ini, dokter bisa mencari tahu apakah Anda mengidap penyakit seksual menular yang tidak terdeteksi atau infeksi lain yang menjadi penyebab radang panggul.

Merujuk pada hasil tes tersebut, riwayat keluarga dan juga riwayat kesehatan Anda, dokter Anda akan melakukan tes selanjutnya untuk menemukan penyebab nyeri panggul. USG di area vagina dan (atau) perut bisa menjadi tindakan selanjutnya. Tes kehamilan juga akan dilakukan jika memang perlu. Rangkaian tes ini diperlukan untuk mengetahui pengobatan dan perawatan seperti apa yang tepat bagi Anda.

Keadaan Darurat

Jika Anda mengalami nyeri panggul yang tiba-tiba dan parah, terutama jika hanya dirasakan di satu sisi atau Anda merasa dan mengetahui bahwa Anda sedang hamil, Anda perlu segera mendapatkan perawatan medis.

Gejala tersebut bisa jadi ciri berbahaya dari kehamilan ektopik atau lebih dikenal dengan hamil anggur. Kehamilan ektopik tidaklah umum terjadi, tapi begitu mengancam nyawa sang ibu jika tidak segera mendapat pengobatan dan perawatan medis.

Selain itu, usus buntu juga dapat mengakibatkan rasa sakit yang tiba-tiba di dekat pusar, dan itu bisa menjadi penyebab nyeri panggul. Seperti hamil anggur, usus buntu membahayakan nyawa seseorang. Secara umum, usus buntu diawali dengan nyeri panggul di dekat pusar dan menyebar ke arah kanan.

laugh like a spongebob, kerupuk lovers. kopi hitam lovers. nocturnal.