Waspadai Bahaya Duduk Terlalu Lama

Tahukah Anda, salah satu tips sehat yang dapat dilakukan di era millenial seperti sekarang adalah mengurangi aktivitas duduk terlalu lama di kursi. Selama ini kita seperti terjebak dengan berbagai kegiatan yang menuntut kita untuk menghabiskan sebagian waktu kita hanya untuk duduk dalam jangka waktu yang lama, sehingga kita tidak menyadari efek samping kebanyakan duduk.

SEBAGIAN besar orang menghasilkan ataupun mengeluarkan banyak uang hanya untuk duduk terlalu lama di kursi. Contoh pertama adalah sebagian besar pekerjaan menuntut para pekerja untuk duduk terlalu lama selama mereka melakukan aktivitas di kantor. Contoh kedua adalah sistem pendidikan sebagian besar negara di dunia juga menuntut para siswa untuk duduk terlalu lama di dalam kelas selama proses belajar mengajar.

Contoh lainnya adalah sebagian besar orang menghabiskan waktu luang mereka untuk sekedar duduk lama dan bercengkerama di kafe ataupun duduk lama di dalam angkutan umum untuk menuju suatu tempat.

Tanpa kita sadari, fenomena tersebut secara tidak langsung memberikan efek buruk pada kesehatan. Duduk terlalu lama dapat mempersingkat umur karena menambah risiko terserang beberapa penyakit.

Hal ini diperkuat dengan pendapat dr. James Levine, seorang Direktur Mayo Clinic, Universitas Negeri Arizona, yang berpendapat bahwa duduk dalam jangkau waktu yang lama lebih berbahaya dari merokok dan lebih mematikan dari virus HIV.

Berikut ini adalah 5 akibat terlalu lama duduk yang harus diperhatikan:

Kerusakan Organ

Kerusakan organ bukan hanya tentang kerusakan yang terjadi pada tulang punggung, tetapi juga kerusakan yang terjadi pada organ dalam manusia.

Efek samping kebanyakan duduk pada otot adalah menurunnya kerja otot sehingga otot hanya dapat membakar sedikit lemak, menyumbat aliran pembuluh darah, serta memungkinkan asam lemak untuk menyumbat kerja organ hati.

Hal tersebut dapat menyebabkan kita rentan terserang penyakit darah tinggi, kolesterol, penyakit kardiovaskular, diabetes yang disebabkan produksi insulin meningkat, dan kanker.

Obesitas

Semua orang telah mengetahui bahwa duduk terlalu lama di kursi dapat menyebabkan dampak negatif pada pinggang. Hal ini disebabkan saat kita duduk, otot pinggang tidak dapat bekerja secara maksimal sehingga meminimalkan pembakaran lemak pada pinggang. Para penderita obesitas biasanya duduk dalam jangka waktu yang lebih panjang dibandingkan orang yang bertubuh kurus, yaitu 2,5 jam per hari.

Otak Lelah

Salah satu akibat terlalu lama duduk adalah kelelahan otak. Saat duduk, kita dapat menyelesaikan beberapa tugas ataupun menciptakan beberapa ide kreatif.

amun tanpa kita sadari, otak bisa kelelahan saat kita duduk terlalu lama. Hal ini disebabkan otak kita tidak dapat menerima oksigen secara lancar sehingga dapat menyebabkan beberapa penyakit yang berkaitan dengan psikologis seperti depresi.

Hal ini berbanding terbalik saat kita melakukan aktivitas bergerak seperti olahraga, berjalan, ataupun berlari. Saat kita aktif bergerak aktif, otot akan bekerja secara maksimal sehingga dapat mengalirkan darah dan oksigen menuju otak secara lancar.

Nyeri Leher dan Tulang Belakang

Sebagian besar orang telah menyadari bahwa efek samping yang sering terjadi akibat terlalu lama duduk adalah nyeri pada leher dan tulang belakang. Hal tersebut disebabkan karena otot leher dan tulang belakang terlalu tegang saat kita duduk untuk mengerjakan tugas di depan laptop ataupun sekedar bermain handphone.

Penyakit Kaki

Saat kita duduk terlalu lama, aliran darah pada kaki dapat tersumbat. Jika hal itu terus terjadi, maka dapat menyebabkan beberapa penyakit kaki seperti pembengkakan pergelangan kaki dan varises.

Ice cream lover. Knows everything about movies. Knows a little about everything else.

%d bloggers like this: