Tips Cepat Hamil Jika Menstruasi Anda Tidak Teratur

“Haruskah saya mengikuti program hamil untuk haid tidak teratur, atau masihkah ada cara alami lain  yang dapat saya tempuh? Lalu apa saja, sih, tanda hamil bagi haid tidak teratur itu?” Untuk mengetahui jawaban dari kedua pertanyaan di atas, mari kita simak ulasan berikut ini.

UNTUNGNYA, wanita yang siklus datang bulannya tidak teratur tetap bisa punya anak. Hanya saja, tanda hamil bagi haid tidak teratur mungkin agak sulit diprediksi karena waktu ovulasinya juga tidak menentu. Yang perlu dipahami saat ini adalah, tingkat keberhasilan program hamil untuk haid tidak teratur sangat tergantung dari beberapa faktor di bawah ini:

  • Penyebab haid tidak teratur
  • Seberapa tidak-teraturnya haid tersebut
  • Mampu-tidaknya pasangan memprediksi momen yang tepat untuk berhubungan intim

Pada prakteknya, seringkali program hamil untuk haid tidak teratur juga menggunakan metode yang sama dengan perawatan kesuburan. Namun, kalau tidak teraturnya menstruasi dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup, maka tentunya Anda tidak perlu menjalani perawatan sampai sejauh itu.

Apakah haid Anda termasuk tidak teratur?

“Sebenarnya yang masuk kategori haid tidak teratur itu seperti apa, sih?” Siklus haid dikatakan tidak teratur kalau lebih pendek dari 21 hari atau lebih panjang dari 36 hari. Perempuan yang siklus haidnya labil; misalnya bulan ini 24 hari, berikutnya 35, dan kemudian jadi 30, juga termasuk dalam kelompok haid tidak teratur.

Bila labilnya siklus datang bulan hanya terjadi sesekali saja, maka hal itu masih tergolong wajar. Dalam kasus ini, penyebabnya bisa jadi karena stres atau penyakit tertentu sehingga ovulasi atau menstruasi terganggu.

Oleh karenanya wanita yang dalam setahun hanya mengalami 1-2 kali haid tidak teratur, tidak perlu terlalu cemas. Namun, lain halnya kalau setiap siklusnya mundur-maju. Untuk hal ini, Anda mungkin harus periksa ke dokter.

Mengapa sulit punya anak jika datang bulan tidak teratur?

Yang mengkhawatirkan adalah, terkadang tidak teraturnya haid merupakan tanda ‘tidak terjadinya ovulasi’. Dan kalau hal ini sampai terjadi, maka itu artinya tidak ada sel telur matang yang dilepaskan dari indung telur. Hal ini membuat kemungkinan hamil jadi kecil atau bahkan nol.

Alasan berikutnya adalah karena PCOS atau sindrom polikistik ovarium seringkali menjadi penyebab di balik haid tidak teratur. Namun sindrom ini bukanlah satu-satunya yang membuat seorang wanita tidak subur. Masih ada beberapa penyebab lain mengapa haid tidak teratur membuat sulit hamil, seperti:

  • Ketidakseimbangan tiroid
  • Hiperprolaktinemia (jumlah prolaktin dalam darah yang terlalu banyak)
  • Menurunnya atau hilangnya kemampuan ovarium untuk melakukan reproduksi
  • Kegagalan prematur indung telur
  • Obesitas
  • Terlalu kurus atau underweight
  • Efek diet atau olahraga berlebihan, biasanya pada atlet
  • Ketidaksimbangan hormon

Baca juga: Mungkinkah Hamil Meski Menstruasi Tidak Teratur?

Sekarang bagaimana caranya mengetahui masa subur saat haid tidak teratur?

Jika ovulasi tetap terjadi namun tidak teratur, maka Anda butuh usaha khusus untuk mendeteksi kapan puncak masa subur itu. Untungnya ada banyak cara yang bisa dipilih, dan tidak ada salahnya menerapkan beberapa sekaligus agar hasil prediksinya maksimal.

Pertama-tama, Anda bisa menggunakan tes ovulasi yang sistem kerjanya mirip tes kehamilan. Anda hanya perlu mencelupkan strip ke dalam air urin untuk mengetahui puncak masa subur. Akan tetapi, metode ini mungkin saja memberikan hasil positif yang palsu, biasanya itu terjadi pada wanita penderita PCOS. Karena itu, jangan tes sekali saja, lakukan beberapa kali untuk memastikan hasilnya. Tentu saja Anda tidak perlu tes setiap hari, lakukan hanya pada waktu di mana Anda berpikir ‘ini mungkin saatnya ovulasi’.

Selain metode tadi, Anda juga bisa mengukur suhu basal tubuh (suhu badan waktu istirahat total). Supaya hasilnya akurat, langsung ukur suhu badan setelah Anda membuka mata di pagi hari (sebelum beraktivitas apapun), lalu tuliskan hasilnya dari hari ke hari untuk mengetahui kapan waktu ovulasi. Anda juga bisa membawa catatan tersebut saat periksa ke dokter untuk membantunya membuat diagnosa.

Sering berhubungan intim adalah kunci cepat hamil untuk haid tidak teratur

Kalau Anda merasa bahwa semua cara yang disarankan tadi membuat repot, maka masih ada cara lain untuk mempercepat kehamilan, yakni dengan sering berhubungan seks. Metode ini tentu memiliki plus-minusnya sendiri.

Salah satu kelebihannya misalnya, Anda dan pasangan tidak perlu lagi pusing memprediksi kapan momen tepat untuk bercinta. Percaya atau tidak, ‘meramal’ masa subur seperti ini bisa bikin stres. Pasangan juga tidak perlu membatasi diri dengan bercinta hanya saat ovulasi saja. Mereka bisa melakukannya kapan saja, apakah itu 3-4 kali seminggu, dan mereka juga tak perlu khawatir bakal melewatkan ovulasi atau masa subur.

Ini dia obat-obatan untuk membantu cepat hamil saat haid tidak teratur

Akan tetapi kalau ternyata Anda tidak ovulasi, maka bantuan obat-obatan sepertinya diperlukan untuk menstimulasinya. Clomid merupakan salah satu obat yang paling sering diresepkan untuk kondisi ini. Jenis lainnya adalah letrozole, obat kanker yang dapat merangsang terjadinya ovulasi. Riset bahkan mendapati letrozole lebih efektif ketimbang Clomid untuk perempuan penderita PCOS.

Pengobatan lain yang mungkin juga disarankan dokter adalah obat diabetes metformin. Metformin ini cocok untuk perempuan yang mengalami resistensi insulin dan PCOS. Dan kalau obat-obatan tadi tidak manjur juga, maka dokter mungkin bakal menyarankan obat kesuburan gonadotropin (diinjeksikan dalam tubuh), atau perawatan kesuburan seperti IUI serta IVF.

Dapatkah perubahan gaya hidup memperlancar haid?

Untungnya, masih ada alternatif lain yang lebih sehat untuk memperlancar haid, yaitu dengan mengubah gaya hidup. Untuk yang overweight, tentu harus diet agar berat badannya turun sehingga bisa berovulasi lagi.

Periksalah ke dokter kalau..

Setiap wanita (entah yang ingin punya anak ataupun tidak) yang mengalami siklus haid tidak teratur sebaiknya tetap periksa ke dokter kandungan. Begitu juga untuk pasangan yang ingin punya anak dan sudah mencoba selama 1 tahun (atau 6 bulan kalau usia di atas 35 tahun), namun tetap belum berhasil juga.

Baca juga: Tips Cepat Hamil di Usia 35 Tahun

Akan tetapi, kalau ternyata ada tanda-tanda ketidaksuburan, maka tentunya Anda tak perlu menunggu selama itu untuk periksa. Langsung lakukan tes darah untuk mencari tahu apakah terjadi ovulasi atau tidak. Bila hasil tes darah mengindikasikan terjadinya ovulasi dan usia masih di bawah 35 tahun, maka Anda masih bisa mencoba hamil dengan cara  alami.

Yang jelas, bagaimanapun kondisi Anda, jangan pernah malu untuk mencari pertolongan medis karena seringkali ovulasi merupakan salah satu faktor utama penyebab ketidaksuburan pada wanita. Tak hanya itu, masih ada, kok, perawatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkannya. Tetap semangat, ya!

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.