Tips Cepat Hamil di Usia 35 Tahun

Hamil di usia 35 tahun memang bisa terjadi, hanya saja tak dapat disangkal kalau kemungkinannya lebih kecil jika dibandingkan ketika seorang perempuan masih berada dalam usia suburnya. Lantas apa saja tips cepat hamil usia 35 tahun yang dapat Anda coba?

hamil di usia 35 tahun

SEBELUM sampai pada tipsnya, kita perlu tahu mengapa bisa sampai timbul pemikiran kalau hamil di usia 35 tahun merupakan hal yang sukar. Alasannya sederhana saja. Ya, karena berbagai studi telah membuktikan kebenaran dari pernyataan tersebut.

Sebuah studi mencatat, wanita usia 19-26 tahun memiliki peluang lebih dari 50% untuk hamil ketika mereka berhubungan intim saat masa subur. Persentase tersebut menurun menjadi kurang dari 40% kalau usianya lebih tua dari itu, yakni antara 27-34 tahun. Dan peluang hamil pun kian merosot menjadi kurang dari 30% saja bila wanita tersebut masuk usia 35-39 tahun.

Riset lain juga mendapati kalau seiring bertambahnya usia, maka risiko keguguran atau bayi lahir cacat juga meningkat. Ada pula studi yang mempelajari lamanya waktu yang dibutuhkan agar pembuahan berhasil. Para ahli dari penelitian ini akhirnya menemukan:

  • Untuk wanita usia 30 tahun yang berusaha punya anak, sebanyak 75% bisa hamil dalam waktu 1 tahun. Sedangkan 91% baru bisa mendapatkan momongan setelah berusaha 4 tahun lamanya.
  • Sedangkan perempuan umur 35 tahun, hanya 66% saja yang positif hamil dalam kurun waktu 1 tahun. Sebanyak 84% perempuan usia ini baru bisa mendapatkan momongan setelah berusaha 4 tahun lamanya.
  • Kemungkinan hamilpun semakin berkurang ketika seorang wanita menginjak usia 40 tahun, dimana cuma 44% saja yang berhasil punya momongan dalam waktu 1 tahun. Dan 64% lainnya harus berusaha 4 tahun lamanya jika ingin berhasil punya anak.

Baca juga: Berapa Sering Harus Berhubungan Intim Supaya Cepat Hamil?

Usia Suami Juga Menentukan

Hal lain yang mungkin tak diketahui banyak orang adalah bahwa bukan hanya usia istri saja yang memengaruhi berhasil-tidaknya kehamilan. Bagaimanapun juga usia suami juga berperan aktif. Kalau Anda dan suami berusia sama misalnya antara 35-39 tahun, maka peluang kehamilan masih 29%. Akan tetapi persentase ini akan turun menjadi 18% bila usia suami lebih tua 5 tahun dari Anda.

Tips Cepat Hamil

Nah sekarang soal tips cepat hamil usia 35 tahun, ini dia beberapa caranya:

1. Konsultasilah dengan dokter

Karena kita berlomba dengan waktu, maka penting bagi pasangan yang ingin segera punya anak untuk segera berkonsultasi dengan dokter, khususnya bila istri tak kunjung hamil juga setelah berusaha 6 bulan lamanya.

Langkah ini penting agar dokter bisa segera menemukan penyebab sekaligus solusi dari masalah ketidaksuburan yang terjadi, sehingga peluang kehamilan jadi lebih besar nantinya. Toh bila tidak ada masalah kesuburan, biasanya dokter hanya akan menyarankan pasangan untuk tetap berusaha secara alami selama beberapa bulan kemudian.

2. Menjalani perawatan kesuburan

Walau ada perawatan kesuburan yang bisa Anda lakukan, akan tetapi jangan berharap terlalu besar juga, mengingat tingkat kesuksesannya semakin rendah seiring bertambahnya usia.

Untuk wanita usia 30 tahun yang menunda kehamilan hingga ia berumur 35 tahun, misalnya, risiko kehamilannya diperkirakan menurun hingga 50%. Sedangkan wanita usia 35 tahun yang menunda kehamilannya hingga umur 40 tahun, akan kehilangan kesempatan hamil sebesar 70%.

3. Pilihlah gaya hidup sehat

Usia bukanlah satu-satunya penyebab pasangan susah punya anak.  Gaya hidup tidak sehat juga bisa jadi pemicunya. Oleh sebab itu, bila ingin kemungkinan hamil sedikit meningkat, milikilah pola makan sehat, cukup olahraga, redakan stres, dan jauhi kebiasaan buruk (salah satunya adalah merokok) yang dapat merusak kesuburan. Aturan ini berlaku baik untuk istri maupun suami sebab bagaimanapun juga dibutuhkan kerjasama antara sperma dan sel telur untuk menciptakan embrio/ janin bukan?

Baca juga: Jangan Lakukan 6 Hal Ini Jika Ingin Cepat Hamil

 

Hal terakhir yang perlu kami sampaikan terkait punya momongan di usia 35 tahun adalah renungkan benar-benar, apakah Anda dan pasangan memang sudah siap punya anak? Jangan sampai Anda berusaha mati-matian punya anak hanya karena “ya memang seharusnya begitu”, tuntutan keluarga besar, atau motivasi ‘kurang penting’ lainnya. Ingatlah bahwa punya anak itu mudah, namun setelah ia lahir nanti, ada tanggung jawab lebih besar yang sedang menanti.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.

%d bloggers like this: