Ternyata, Begini Rasanya Berhubungan Intim Saat Pakai IUD

Tips Sehat

Sering merasa khawatir jika lupa minum pil KB? Atau mungkin Anda dan pasangan merasa tidak nyaman jika harus berhubungan intim dengan memakai kondom? Mungkin ini saatnya Anda beralih ke kontrasepsi IUD atau spiral. Alat kontrasepsi ini ditanamkan di rahim sehingga Anda dan pasangan tidak perlu lagi menggunakan kondom saat berhubungan badan. Namun, benarkah berhubungan intim dengan KB spiral benar-benar nyaman bagi Anda dan pasangan?

Ternyata, Begini Rasanya Berhubungan Intim Saat Pakai IUD

INGIN tahu rasanya berhubungan intim dengan KB spiral? Kenali beberapa hal yang akan Anda rasakan ketika Anda melakukan hubungan seks dengan suami ketika spiral sudah terpasang di rahim Anda.

Tidak memengaruhi gairah seksual

Jika beberapa jenis pil KB dapat mengurangi hormon yang bertugas mengatur libido dan gairah seksual, IUD tidak mengandung bahan-bahan aktif yang dapat mengurangi gairah seksual Anda. Namun, perlu Anda ketahui bahwa IUD hormonal dapat mengurangi pendarahan dan kram menstruasi. Anda dapat tetap bergairah ketika bercumbu dengan pasangan meskipun Anda sudah memasang IUD.

Bisa membuat seks jadi lebih panas

Merasa tidak nyaman saat harus berhubungan seks dengan memakai kondom? Bahkan, mungkin Anda dan pasangan sering lupa memakai kondom karena sudah terburu-buru untuk berhubungan intim? Lupakan hal tersebut jika Anda memakai spiral.

Seks bisa jadi lebih spontan dan dilakukan di mana pun apabila Anda memakai kontrasepsi IUD. Sayangnya, ada efek samping IUD saat berhubungan intim, yakni benang IUD terasa saat berhubungan dan bisa menyentuh penis pria. IUD bisa menjadi lebih nyaman apabila dokter atau bidan yang memasang IUD ini menggunting benang secara tepat.

Baca juga: 6 Keunggulan IUD Dibanding Metode Kontrasepsi Lainnya

Rasa tidak nyaman karena benang yang terlalu panjang

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, efek samping IUD saat berhubungan intim adalah benang kontrasepsi spiral yang seperti menusuk penis ketika sedang penetrasi. Ini bisa menjadi indikator bahwa posisi IUD bergeser atau dokter tidak menggunting benang IUD dengan cukup baik.

Pasangan yang merasa penisnya tertusuk benda asing saat penetrasi bisa menjadi trauma dan tidak berani melakukan seks lagi. Oleh karena itu, bila pasangan mengeluhkan hal ini Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Pendarahan pasca berhubungan seks

Beberapa wanita yang menggunakan IUD hormonal mengeluhkan efek samping berupa pendarahan setelah melakukan hubungan seks. Namun, tidak semua wanita mengalami efek dari berhubungan intim dengan KB spiral ini.

Perlu Anda ketahui bahwa IUD hormonal menipiskan lapisan endometrium, bagian dalam rahim yang menumpuk setiap bulannya. Penipisan lapisan endometrium ini dapat menyebabkan pendarahan. Pada dasarnya hal ini tidak terlalu mengganggu, tetapi jika Anda mengalami pendarahan disertai rasa sakit, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Bebas menggunakan posisi seks

Keuntungan berhubugan intim dengan KB spiral ini antara lain adalah Anda dan pasangan bisa berhubungan seks dengan posisi yang bervariasi. Baik Anda maupun pasangan akan merasa nyaman dalam bercinta dengan gaya apa pun. Akan tetapi, ada beberapa wanita yang mengatakan bahwa posisi doggy style tidak terlalu nyaman bila dilakukan dengan kondisi wanita menggunakan kontrasepsi spiral.

Hard sex tidak akan mengubah posisi IUD

Sesekali Anda dan pasangan ingin mencoba gaya seks yang hardcore? Tak masalah jika Anda menggunakan IUD. Kontrasepsi Anda tidak bergeser meskipun Anda bercinta dengan gaya yang kasar. Jadi, tak perlu khawatir jika Anda ingin bervariasi dengan posisi seks baru.

Itulah rasanya berhubungan intim dengan KB spiral. Anda tak perlu ragu jika harus bercinta dalam kondisi Anda memakai kontrasepsi IUD. Pasalnya, beberapa efek samping dari pemakaian IUD ini tidak terlalu memusingkan.

A day dreamer and a night thinker.