Tanyakan 7 Hal Ini Pada Pasangan Sebelum Memutuskan Hubungan

Ada banyak hal yang menyebabkan kita ingin putus dengan pacar, bisa jadi karena minimnya komunikasi, kurang diperhatikan, hingga merasa tak terhubung secara emosional. Namun, apakah kita memang harus putus dengan pacar hanya karena alasan-alasan tersebut? Yakin Anda tak bakal menyesalinya?

SEBELUM mengatakan “putus”, coba Anda tanyakan hal ini lebih dulu, baik pada diri sendiri ataupun pasangan.

1. Apakah benar hal ini sudah tidak bisa diperbaiki lagi?

Banyak orang, biasanya karena merasa marah atau tidak sabar, berpikir kalau pasangan mereka keras kepala dan tidak akan pernah bisa berubah. Namun, tak ada salahnya membicarakan masalah yang ada lebih dulu ketimbang buru-buru minta putus, bukan? Kalau memang masih bisa diperbaiki, mengapa tidak memberi kesempatan dan mencoba lagi?

2. Apakah usaha yang dilakukan sudah benar-benar maksimal?

Bila hubungan sudah masuk tahap serius dan dirasa terlalu berharga untuk dilepas, Anda berdua mungkin tak ingin putus begitu saja. Oleh sebab itu, bicarakan lagi dan cari tahu: apakah usaha yang dilakukan selama ini sudah benar-benar maksimal?

Jika Anda berdua sama-sama merasa stuck dan memerlukan bantuan seseorang yang lebih ahli, maka jangan segan mengunjunginya untuk berkonsultasi. Siapa tahu ia bisa menyarankan jalan keluar atau tips cinta yang tak terpikirkan oleh Anda berdua selama ini.

3. Apakah ada hal yang masih bisa dikompromikan?

Meski semua hubungan membutuhkan yang namanya kompromi, namun sebelum putus dengan cara baik, cobalah bicarakan dengan pasangan, apakah hal tersebut (penyebab putus) masih mungkin dikompromikan lagi?

4. Bagaimana nanti setelah benar-benar putus?

Jawaban dari ke-3 pertanyaan di atas mungkin mengantar Anda dan pasangan pada kata “putus”. Lalu, apakah ini berarti tidak ada yang perlu dibicarakan lagi? Tentu tidak.

Jika Anda berdua sudah memutuskan untuk putus dengan cara baik, maka Anda berdua perlu menyepakati langkah yang harus diambil berikutnya. Apakah Anda berdua akan langsung memberitahukannya pada keluarga, teman-teman, atau orang lain, atau menunggu hingga waktu yang tepat?

Apakah Anda berdua akan langsung mengganti status dari ‘in relationship’ ke ‘single’? Membicarakan hal sepele semacam ini bisa menghindarkan Anda berdua dari saling menyakiti dan menghakimi di kemudian hari.

Baca juga: Ingin Putus Lewat SMS? Begini Aturannya

5. Apakah kelak Anda berdua akan tetap berhubungan satu dengan yang lain?

Jika Anda memutuskan mengakhiri hubungan, maka putuskan pula apakah kedepannya Anda akan tetap menjalin silaturahmi dengan tetap berteman baik, ataukah tidak? Bagaimanapun juga menjalin pertemanan dengan mantan seringkali dirasa berat bagi salah satu pihak. Hal semacam inipun patut dibicarakan agar tidak menimbulkan salah paham atau masalah baru suatu hari nanti.

6. Apakah aku sudah mengungkapkan semua unek-unek?

Jangan sampai Anda putus hanya gara-gara merasa kurang diperhatikan, namun Anda tak pernah mengungkapkan hal itu pada pasangan. Bagaimana ia tahu bahwa Anda butuh perhatian lebih dari biasanya, kalau Anda tak pernah mengatakannya?

Jika Anda belum mengungkapkan semuanya, maka sekaranglah waktunya. Bila ia bisa memenuhi itu, maka mengapa tidak meneruskan hubungan? Namun bila ia tak bisa memenuhi harapan Anda, maka hubungan mungkin agak berat bila hendak diteruskan.

7. Apa yang bisa kuubah?

Sebuah ungkapan mengatakan, “membutuhkan 2 orang untuk menjalin hubungan, namun cukup 1 orang saja bila ingin menghancurkannya.” Kalau ternyata alasan putus itu disebabkan karena tindakan Anda, maka tak ada salahnya Anda membuka diri untuk introspeksi, dan jangan segan menanyakan pada pasangan, apa yang bisa Anda lakukan untuk berubah.

Baca juga: 10 Tanda Anda Mencintai Orang yang Salah

Kiranya ketujuh pertanyaan yang kami bagikan di atas bisa jadi pertimbangan untuk Anda, sebelum mengatakan ‘putus’ pada seseorang yang pernah membuat jantung Anda berdegup kencang!

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.

%d bloggers like this: