Serba-Serbi Kondom Lateks, Jenis Kondom Terpopuler

Karena merk kondom lateks sangat bervariasi, lantas bagaimana, sih, tips memilih pengaman yang terbaik itu? Dan solusi apa yang bisa dilakukan pria yang ternyata memiliki alergi kondom lateks? Guna mengetahui jawaban dari kedua pertanyaan di atas, mari kita simak bersama artikel berikut ini.

merk kondom lateks

SALAH satu jenis alat kontrasepsi yang paling sering dipakai pasangan untuk mencegah kehamilan adalah kondom. Faktanya, selain vasektomi, kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi untuk pria.

Apa itu kondom lateks?

Kondom lateks merupakan kondom pria yang terbuat dari bahan lateks (sejenis karet). Mengapa bahan lateks yang kemudian dipilih sebagai bahan kondom? Ada 2 alasan untuk hal ini. Pertama, karena material ini fleksibel sehingga dapat mengikuti bentuk penis. Kedua, bahan lateks juga tipis sehingga tentunya takkan mengganggu kenyamanan proses penetrasi saat berhubungan intim.

Kelebihan kondom lateks

Ada beberapa keunggulan kondom lateks. Selain mudah dipakai, pasangan pun dapat memasangnya dengan beragam cara mulai dari menggunakan 2 tangan, 1 tangan, atau bahkan mulut. Tentunya, cara memasang kondom yang bervariasi ini dapat menambah semarak pengalaman bercinta bukan?

Kondom lateks tak hanya mampu mencegah kehamilan dengan cara menghalangi sperma sehingga tidak sampai menghampiri dan membuahi sel telur, namun pengaman ini juga dapat mencegah penularan penyakit menular seksual (PMS).

Dan dibanding jenis pengaman lainnya, kondom lateks paling mudah ditemui karena banyak dijual di pasaran dan harganya juga relatif terjangkau. Di pasaran juga tersedia beragam warna, rasa, bentuk, tekstur, ukuran, serta merk kondom lateks yang dapat dipilih sesuai selera.

Tingkat keefektifan kondom lateks juga tinggi, yaitu 82-98%. Ini artinya dalam setahun, hanya 2-18 (dari 100) wanita saja yang kebobolan saat pasangannya sudah memakai kondom lateks. Soal ini sebenarnya ada beberapa hal yang memengaruhi keefektifan kondom lateks, di antaranya seperti:

  • Ukuran yang dipakai harus tepat (tidak kecil atau kebesaran)
  • Cara pakainya juga harus benar
  • Kondom sebaiknya dipakai setiap kali berhubungan intim karena sekali saja lupa, maka itu bisa meningkatkan risiko kehamilan
  • Kondom lateks juga semakin efektif bila dipakai bersamaan dengan spermisida.

Kelemahan kondom lateks

Beberapa pria mengeluh kondom lateks membuat mereka tidak nyaman atau merusak mood bercinta. Namun permasalahan ini sebenarnya dapat dipecahkan dengan memilih ukuran, bahan, dan bentuk kondom yang tepat.

Lain halnya kalau alergi kondom lateks yang jadi masalahnya. Tak dapat dipungkiri memang, 6 dari 100 pria memiliki alergi terhadap bahan ini sehingga otomatis mereka tak bisa menggunakan merk kondom lateks apapun.

Jika ini kasusnya, maka Anda terpaksa menggunakan bahan kondom lain seperti polysoprene atau polyurethane. Alternatif lain dengan memakai kondom wanita sebagai pengaman, atau L.Condoms – jenis kondom yang dibuat dengan mengurangi protein dalam lateks yang menyebabkan alergi.

Apakah ada tips khusus saat memilih kondom lateks?

Kalau ingin memakai pelumas tambahan, sebaiknya gunakan yang berbahan dasar air atau silikon, karena hanya kedua bahan tersebut yang dapat dipakai bersamaan dengan kondom lateks. Hal ini dikarenakan pelumas berbahan dasar minyak seperti petroleum jelly, mentega, atau minyak sayur dapat merusak bahan lateks sehingga membuat pengaman ini tidak efektif lagi.

Seiring berjalannya waktu, kondom lateks memang bisa kering dan rapuh. Oleh karena itu, penting sekali untuk memperhatikan cara penyimpanan kondom. Sebaiknya pengaman dari bahan ini jangan disimpan dalam dompet atau tempat panas lainnya. Simpan kondom di tempat sejuk, dan jangan sekali-kali memakai kondom yang sudah lewat masa kadaluarsanya.

Kondom lateks tak bisa dipakai lebih dari sekali. Beberapa orang berpikir tak mengapa untuk mencucinya setelah dipakai, lalu menggunakannya lagi kelak. Pemikiran semacam ini tidak benar adanya.

Tips terakhir adalah Anda tidak disarankan menggunakan 2 buah kondom lateks bersamaan (atau kondom pria bebarengan dengan kondom wanita). Alasannya, jal ini bisa menimbulkan gesekan yang membuat bahan kondom rusak dan tidak efektif lagi.

Jadi itulah tadi beberapa serba-serbi seputar kondom lateks yang perlu Anda ketahui. Semoga menambah wawasan kita semua.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.