Rasa Sakit pada Pria Saat Berhubungan Intim? Mungkin Ini Penyebabnya

Timbulnya rasa sakit setelah berhubungan intim pada pria jelas tak boleh dianggap remeh. Pria yang juga merasakan sakit saat ejakulasi sebaiknya tetap membaca artikel ini guna mengetahui pasti apa saja penyebabnya.

sakit setelah berhubungan intim pada pria

TERNYATA bukan hanya wanita saja yang bisa merasakan sakit saat berhubungan intim, tapi pria juga. Jika dibiarkan, selain memengaruhi performa di atas ranjang, kondisi ini juga bisa berdampak pada kenikmatan seksual yang dirasakan.

Yang memprihatinkan adalah kalau rasa sakit setelah berhubungan intim pada pria tak segera diatasi, maka itu dapat membuatnya trauma. Tak hanya takut penetrasi, ia pun bisa-bisa impoten sehingga sedikit-banyak, hal ini pasti memengaruhi keharmonisan dalam rumah tangga.

Maka dari itu, kalau Anda merasakan sakit saat ejakulasi, janganlah berdiam diri. Coba baca penyebab sakit setelah berhubungan intim pada pria berikut ini, dan bila perlu segera konsultasikan dengan dokter:

1. Infeksi penyakit menular seksual

Sakit saat ejakulasi bisa muncul karena adanya infeksi penyakit menular seksual (PMS) seperti herpes atau gonore. Bagi Anda yang memang memiliki kemungkinan terkena infeksi PMS, jangan tunda lagi untuk menghubungi dokter guna pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa jenis PMS dapat diobati dan diminimalisasi dampaknya jika dideteksi sejak dini.

2. Gangguan pada kulit khatan/kulup penis

Gangguan pada kulit khatan, entah fimosis (kulup penis yang terlalu ketat sehingga tak bisa ditarik ke bawah ketika ereksi), robek, gesekan, hingga radang, juga dapat menimbulkan rasa sakit.

3. Kelainan bentuk penis

Beberapa kondisi seperti hipospadia (abnormalitas pada uretra), cedera, infeksi, adanya benjolan (jinak ataupun ganas), hingga batu ginjal, semua ini dapat menyebabkan deformasi pada penis sehingga rasanya sakit saat dipakai intercourse.

Baca juga: Penis Bengkok, Apa Penyebabnya?

4. Priapismus

Priapismus merupakan keadaan dimana penis terus-menerus berereksi (ereksi berkepanjangan) hingga berjam-jam lamanya. Kondisi ini biasanya tidak disertai rangsangan dan rasanya cenderung menyakitkan bila sampai terjadi.

5. Alergi

Beberapa pria mengalami alergi, entah terhadap cairan yang dikeluarkan vagina pasangannya, atau bahan kimia yang terdapat dalam alat kontrasepsi. Guna mengetahui apakah memang ini penyebab Anda merasakan sakit saat berhubungan, tentu saja Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Dan kalau memang alergi terhadap cairan vagina pasangan adalah penyebabnya, maka Anda mungkin harus selalu menggunakan kondom atau pengaman lain agar tak sampai terkena cairan tersebut.

6. Hipersensitivitas

Penis bisa saja sensitif usai orgasme atau ejakulasi, sehingga membuat kegiatan intercourse terasa menyakitkan. Kalau mengalami ini, maka mungkin Anda harus membatasi jumlah intercourse yang dilakukan bersama pasangan. Toh meski tanpa melibatkan intercourse, Anda dan pasangan bisa tetap merasakan kenikmatan seksual dengan cara lain, bukan?

Baca juga: 6 Jenis Disfungsi Seksual pada Pria dan Penyebabnya

Kesimpulannya, bila Anda mengalami sakit saat intercourse, maka hentikan aktivitas tersebut sementara, dan carilah pengobatan segera. Hal ini penting karena bila penyebab rasa sakit tersebut adalah infeksi, maka itu mungkin bisa menular kepada pasangan.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.

%d bloggers like this: