Plasenta Previa

Pencegahan Plasenta Previa

Mengingat belum diketahuinya penyebab pasti dari plasenta previa, maka tidak ada cara pencegahan plasenta previa yang bisa dilakukan. Salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari risiko yang ada.

Wanita yang memiliki beberapa risiko plasenta previa sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu sebelum menjalani program kehamilan.

Selain itu, wanita yang pernah menjalani operasi uterus atau dinding rahim juga wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani program hamil. Ini merupakan langkah pencegahan plasenta previa yang bisa dilakukan secara dini.

Wanita yang memiliki kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol juga harus menghentikan kebiasaan tersebut ketika akan memulai program hamil. Pasalnya, merokok dan konsumsi minuman beralkohol dapat memicu risiko plasenta previa pada wanita hamil.

Plasenta previa juga bisa terjadi karena wanita hamil sering mengangkat beban yang terlalu berat. Oleh karena itu, ketika dokter memberitahukan kehamilan Anda, sebaiknya wanita hamil harus bisa menjaga kesehatan diri dan janin yang ada di dalam kandungannya.

Untuk sementara waktu, hindari aktivitas berat atau mengangkat beban yang terlalu berat. Jika ingin berolahraga, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda untuk memilih olahraga yang aman bagi kesehatan diri sendiri dan janin di dalam perut Anda.

Pencegahan plasenta previa juga bisa dilakukan dengan kontrol kehamilan secara rutin. Usahakan untuk kontrol kandungan Anda sekurang-kurangnya satu bulan sekali. Melalui kontrol rutin tersebut, dokter bisa mengawasi kesehatan dan pertumbuhan ibu hamil serta bayi yang berada di dalam kandungannya.