Peyronie (Penis Bengkok)

Diagnosis Peyronie (Penis Bengkok)

Diagnosa penis bengkok baru bisa diperoleh setelah seseorang memeriksakan diri ke dokter. Umumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan cara sebagai berikut.

Secara fisik

Dokter akan meraba penis saat kondisinya tidak sedang ereksi untuk mencari tahu lokasi dan jumlah plak yang timbul. Ia juga akan mengukur panjang penis guna mengetahui apakah ukuran penis berubah menjadi lebih pendek.

Imaging

Untuk memperkuat diagnosa penis bengkok, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan radiologi untuk mengetahui apakah ada plak kalsium di penis. Selain X-ray, MRI juga akhir-akhir ini menjadi salah satu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya plak pada saat awal (belum terbentuk kalsium)

Ultrasound

Ultrasound sendiri berguna untuk mendeteksi ada-tidaknya abnormalitas pada penis. Tes yang memakai gelombang suara ini untuk mengetahui ada-tidaknya plak, bagaimana aliran darah ke penis, dan lain sebagainya.

Setelahnya, pasien mungkin akan dirujuk ke dokter ahli penyakit saluran kemih (urologis) untuk pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut.