Ini Penyebab Vagina Kering dan Cara Mengatasinya

Banyak wanita masih buta tentang penyebab vagina kering dan bagaimana cara memperbanyak cairan lubrikasi wanita. Kondisi vagina kering dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di area kewanitaan. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasi kondisi vagina yang tidak terlubrikasi ini?

cara mengatasi vagina kering

SELAIN area wajah, area kewanitaan patut menjadi area penting yang harus diperhatikan. Sebagai wanita, Anda pasti akan merasa sangat cemas saat merasakan vagina kering, gatal disertai rasa perih di sekitar kemaluan.

Saat merasakan vagina kering, bisa jadi Anda langsung mencurigai gejala awal menopause. Tenang, vagina kering merupakan kasus umum pada setiap wanita, bahkan wanita di bawah usia 60 tahun.

Tanda-tanda Vagina Kering

Untuk mengenal lebih dalam kondisi vagina kering, ada beberapa gejala yang menunjukkan kondisi area kewanitaan kurang lubrikasi yang tidak dalam keadaan normal. Gejala-gejala tersebut adalah:

  • Vagina terasa gatal
  • Rasa pedih dan perih di sekitar alat kemaluan
  • Iritasi di sekitar kemaluan
  • Rasa sakit saat berhubungan intim
  • Ada darah saat berhubungan intim

Penyebab Vagina Kering

Ada beberapa faktor penyebab vagina kering. Salah satu faktor utamanya adalah kadar jumlah estrogen dalam tubuh wanita yang berkurang saat memasuki fase menopause. Tidak heran banyak wanita berasumsi vagina kering merupakan gejala awal menopause.

Namun, ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi penyebab vagina kering, yaitu:

  • Penggunaan obat medis tertentu atau antidepresan
  • Penggunaan tampon atau pembalut wanita dengan tingkat penyerapan yang  lebih tinggi dari batas wajar
  • Ketergantungan nikotin
  • Konsumi alkohol yang berlebihan
  • Sindrom Sjogren
  • Depresi, stress, dan rasa cemas yang berlebihan
  • Pemakaian produk kebersihan area kewanitaan tertentu seperti sabun ataupun parfum yang beraroma
  • Pernah menjalani perawatan untuk kanker atau operasi ovarium
  • Memiliki riwayat alergi dan penyakit diabetes

Cara Mengatasi Vagina Kering

Jika Anda mengalami kondisi ini, tidak perlu khawatir. Kondisi miss V yang kering dapat anda konsultasikan ke dokter.

Ada beberapa cara mengatasi miss V kering. Bagi Anda yang mengalami vagina kering karena menopause atau karena kurangnya jumlah estrogen dalam tubuh, beberapa cara berikut dapat membantu Anda mengatasinya:

  • Penggunaan estring

Pemasangan estring (cincin estrogen vagina) pada vagina dapat membantu meningkatkan jumlah estrogen dalam tubuh. Estring akan melepaskan hormon estrogen perlahan ke jaringan vagina dan dapat mengatasi vagina kering dalam waktu 3 bulan.

  • Penggunaan Vagifem

Vagifem adalah obat berbentuk tablet yang dimasukkan ke dalam vagina. Tablet ini perlu digunakan satu kali sehari selama dua minggu. Untuk selanjutnya, gunakan sesuai dengan kebutuhan sehingga Anda tidak membutuhkan obat lagi.

  • Pemakaian krim Premarim atau Estrace

Untuk membantu kelembapan vagina, Anda dapat menggunakan krim estrogen vagina dari resep dokter. Biasanya, dokter akan memberikan krim Premarim atau Estrace. Untuk menggunakannya, dokter pasti akan memberitahu bagaimana cara mengoleskan krim pada vagina dengan bantuan aplikator.

 

Untuk kondisi non-menopause atau jika Anda tidak ingin menggunakan resep dokter, ada beberapa cara memperbanyak cairan lubrikasi wanita :

  • Pemakaian pelembap vagina

Salah satu pelembap vagina yang disarankan dan aman untuk wanita adalah Replens. Penggunaan pelembap sehari sekali dapat membantu meningkatkan cairan lubrikasi organ kewanitaan Anda.

  • Penggunaan pelumas atau lubrikan

Cara berikutnya untuk mengatasi miss v kering adalah dengan menggunakan pelumas atau lubrikan berbahan dasar air saat berhubungan intim dengan pasangan.

Gunakan Astroglide atau K-Y Jelly untuk membantu Anda terasa nyaman saat seksual intercourse. Perlu diingat jika anda berhubungan intim dengan menggunakan kondom, gunakan kondom dengan bahan dasar silikon untuk menjaga kenyamanan area kewanitaan Anda saat bercinta.

  • Hindari membersihkan vagina dengan produk kesehatan berparfum

Produk kesehatan yang beraroma belum tentu aman untuk daerah kewanitaan. Sabun atau spray untuk area kewanitaan dapat membuat kondisi miss V Anda tidak lembap.

  • Mengonsumsi makanan dan minuman sehat untuk menjaga kadar estrogen dalam tubuh

Dengan menerapkan pola makan dan minum yang sehat, Anda tidak perlu pergi ke dokter. Buah-buahan atau sayuran yang mengandung vitamin A, E dan C dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh dan membantu mengembalikan kelembapan vagina.

Setiap wanita ingin memiliki miss V yang sehat. Semua itu tergantung bagaimana Anda menjaga area kewanitaan. Perlu diketahui bahwa organ kewanitaan harus dalam kondisi tetap lembap

An owl who likes coffee, movies and humanity.