Penyebab Masalah Kesuburan Pada Pria

Tips Sehat

Masalah kesuburan pria dapat menjadi penghambat pasangan memiliki keturunan. Untuk mengetahui seorang pria subur atau tidak, dapat dilihat dari pemeriksaan sperma. Lalu, apa saja faktor yang mempengaruhi kesuburan pria?

masalah kesuburan pria

BAGI pria dan wanita, kesuburan menjadi faktor penting untuk mempunyai keturunan. Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, pria juga dapat mengalami masalah kesuburan. Jika Anda dan pasangan sering melakukan hubungan intim tanpa alat kontrasepsi selama lebih dari satu tahun, tetapi pasangan Anda belum juga hamil, maka Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter. Ada kemungkinan Anda dan pasangan mempunyai masalah pada kesuburan.

Saat memeriksakan diri ke dokter, Anda akan menjalani beberapa tes untuk melihat tingkat kesuburan. Air mani yang mengandung sperma akan diperiksa di laboratorium dan jika analisis sperma tidak normal, dokter akan langsung menganjurkan Anda ke ahli urologi atau spesialis reproduksi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mengetahui Anda subur atau tidak, dapat dilihat ciri sperma yang keluar saat ejakulasi. Anda mungkin beranggapan jika jumlah sperma yang Anda keluarkan tidak sedikit, berarti Anda tidak mempunyai masalah. Namun, sperma yang banyak bukan menjadi jaminan Anda subur.

Untuk itu, diperlukan analisis laboratorium untuk melihat kualitas sperma. Ciri sperma buruk dapat dilihat dari pergerakan sperma yang normal atau tidak, bentuk dan struktur sperma yang baik atau tidak, dan juga kuantitas sperma dalam semen banyak atau tidak.

Anda pasti bertanya-tanya, mengapa bisa terjadi infertilitas, padahal secara kasat mata Anda mungkin mengeluarkan semen yang banyak saat ejakulasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesuburan pria, yaitu:

Gaya hidup dan riwayat medis

Gaya hidup dan riwayat medis dapat menjadi penyebab masalah kesuburan pria. Gaya hidup dan riwayat medis yang dimaksud, seperti:

  • Merokok
  • Mengonsumsi alkohol 3 kali sehari atau bahkkan lebih
  • Menguunakan narkoba
  • Mengonsumsi steroid anabolik untuk menambah otot
  • Mengonsumsi obat darah tinggi, kanker, atau anti-depresan.
  • Mempunyai riwayat penyakit diabetes, kanker atau tiroid
  • Nutrisi dalam tubuh rendah
  • Kelebihan berat badan
  • Mempunyai riwayat hernia
  • Pernah tertular penyakit seksual menular, seperti klamidia atau gonore

Varicocele

Varicocele adalah istilah medis untuk pembesaran vena varicose di skrotum. Varicocele dapat meningkatkan suhu pada testis yang mempengaruhi produksi sperma.

Gejala varicocele ini tidak terlalu kelihatan. Namun jika Anda merasakan nyeri di skrotum dan warna skrotum berubah terutama setelah duduk, berdiri, atau berolahraga dalam jangka waktu yang lama, Anda patut was-was karena kemungkinan varicocele menyerang alat kelamin Anda.

Baca juga: 5 Tips untuk Meningkatkan Kualitas Sperma

Masalah ejakulasi dan ejakulasi retrogade

Pada permasalahan ejakulasi ini, terdapat penyumbatan pada saluran ejakulasi yang mencegah cairan sperma keluar. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan pada epididimis atau vas deferens.

Ada juga faktor dari permasalahan ejakulasi retrogade. Ejakulasi retrogade terjadi saat semen tidak keluar saat ejakulasi, tetapi masuk ke saluran kemih karena otot di sekitar kandung kemih dan penis tidak berfungsi dengan baik.

Solusi untuk masalah ini adalah dengan melakukan operasi untuk memperbaiki penyumbatan di saluran kemih atau penis.

Gangguan hormon

Jika Anda menghasilkan sperma yang sedikit atau bahkan tidak memiliki sperma, faktor penyebabnya adalah gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon dapat dipengaruhi adanya pemakaian obat-obatan yang berlebihan dan racun dalam tubuh.

Biasanya, doter akan memberikan obat untuk membanu menyeimbangkan hormon di tubuh atau bila perlu, dilakukan tindakan operasi untuk membantu mengembalikan keseimbangan hormon.

Baca juga: Cara Menyeimbangkan Hormon Testosteron

Gangguan autoimun

Sistem kekebalan dapat menjadi penyebab kualitas sperma Anda tidak normal. Tubuh Anda dapat menghasilkan antibodi yang dapat menyerang sperma seperti antibodi menyerang virus dalam tubuh. Hal ini biasanya terjadi setelah adanya infeksi pada testis atau gangguan pada testis.

 

Setelah mengetahui faktor yang mempengaruhi kesuburan pria, saatnya Anda melakukan langkah-langkah untuk memastikan kesuburan Anda tidak bermasalah. Untuk mengembalikan kesuburan, segera periksakan diri Anda ke spesialisnya. Dokter spesialis pasti akan membantu memberikan perawatan yang sesuai dengan masalah kesuburan pria.

Satu hal yang patut Anda ingat, gaya hidup sehat dapat menjadi kunci kesuburan Anda. Jika Anda berencana untuk memiliki keturunan dengan pasangan, ada baiknya Anda dan pasangan segera memeriksakan diri dan meminta saran dari ahlinya.

An owl who likes coffee, movies and humanity.