Oligomenorrhoea

Pengobatan Oligomenorrhoea

Kelainan menstruasi oligomenorrhoea disebabkan oleh berbagai faktor dan dalam beberapa kasus, oligomenorrhoea merupakan gejala sekunder dari penyakit atau kelainan lain dalam tubuh yang lebih serius.

Umumnya, pengobatan oligomenorrhoea yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon adalah terapi hormon dalam bentuk obat, contohnya prolaktin. Mekanisme kerja hormon prolaktin adalah memicu terjadinya proses keluarnya darah menstruasi dan diberikan selama tujuh sampai sepuluh hari. Jika menstruasi tetap tidak keluar setelah pemberian prolaktin, kemungkinan penyebabnya bukanlah masalah hormon.

Untuk oligomenorrhoea yang disebabkan oleh kelainan metabolisme hormon tiroid dan kelainan kelenjar pituitari maka pengobatan yang tepat adalah yang dapat mengatasi kelainan tiroid dan kelenjar pituitari tersebut.

Pengobatan oligomenorrhoea karena masalah kelainan anatomi pada struktur dinding rahim atau tuba falopi ataupun karena sindrom Asherman adalah tindakan operasi, yang diharapkan akan memperbaiki struktur kerusakan yang terjadi.

Tindakan operasi juga akan dilakukan jika ternyata saluran reproduksi tersumbat karena jaringan lunak akibat bekas luka atau karena adanya pertumbuhan abnormal dari dinding saluran reproduksi ataupun tumor, baik jinak maupun ganas. Wanita yang ingin mempunyai keturunan biasanya akan lebih membutuhkan operasi ini.