Oligomenorrhoea

Komplikasi Oligomenorrhoea

Komplikasi yang disebabkan oleh gangguan menstruasi oligomenorrhoea berhubungan dengan faktor penyebab dari kelainan menstruasi tersebut.

Pada kasus oligomenorrhoea yang disebabkan oleh kelainan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome), maka ada peningkatan resiko terjadinya obesitas, diabetes, penyakit jantung, hingga kanker rahim.

Jika oligomenorrhoea disebabkan karena rendahnya level hormon estrogen dalam darah, maka pasien juga beresiko tinggi untuk mengalami osteoporosis atau mengalami kerapuhan tulang. Osteoporosis beresiko tinggi terjadi pada perempuan berumur 50 tahun ke atas akibat menopause. Jika pasien mengalami menopause dini, resiko terjadinya osteoporosis kemungkinan akan lebih besar terjadi.

Komplikasi yang paling merugikan dari gangguan menstruasi oligomenorrhoeae adalah infertilitas. Komplikasi ini mungkin terjadi bila penyebab dari oligomenorrhoeae adalah kelainan hormonal atau kelainan anatomi dari saluran reproduksi yang dapat menyebabkan gangguan ovulasi dan pembuahan sel telur.

Wanita yang tidak mengalami ovulasi dan tidak menstruasi, tidak bisa memiliki keturunan. Jadi jika pasien mengalami gejala-gejala oligomenorrhoea sebaiknya kunjungi dokter untuk dicari tahu penyebab pastinya untuk meminimalisir kemungkinan komplikasi nfertilitas dari penyebab gangguan menstruasi. Bagi wanita yang ingin memiliki keturunan juga akan diberikan terapi hormon untuk kesuburan atau dilakukan operasi jika ada tumor atau kista.