Mengenal Lebih Dalam Anorgasmia pada Pria

Tips Sehat

Saat berhubungan intim, setiap pria pasti menginginkan kepuasan tersendiri dalam bercinta. Namun, meskipun sudah mendapatkan stimulasi yang cukup, sebagian pria tidak bisa mencapai orgasme. Disfungsi seksual pada pria ini disebut anorgasmia. Apa dan mengapa anorgasmia pria dapat terjadi?

apa itu anorgasmia

PADA umumnya, gangguan orgasme ini terjadi pada wanita saat berhubungan intim bersama pasangan. Namun, faktanya, pria pun dapat mengalami gangguan ini saat berhubungan intim meskipun sudah mendapat stimulasi yang cukup dari pasangan. Gangguan orgasme pada pria ini disebut dengan istilah anorgasmia.

Anorgasmia adalah suatu kondisi disfungsi seksual pada pria dimana pria sulit mencapai orgasme bahkan pria tidak dapat merasakan kepuasan klimaks saat berhubungan intim dengan pasangan.

Walaupun sudah mendapatkan stimulasi yang cukup dari pasangan, si pria tetap susah dan bahkan tidak bisa untuk mencapai sensasi kenikmatan dari stimulasi organ seksual. Kondisi ini dapat menggangu setiap pasangan saat bercinta. Faktor penyebab gangguan orgasme pada pria ini dapat dilihat dari dua sisi, yaitu faktor psikologi dan faktor fisik.

Faktor Psikologi

Diperkirakan sekitar 90 % anorgasmia terjadi karena masalah psikis. Rasa gelisah terhadap performa saat bercinta, masalah rumah tangga atau percintaan, trauma seksualitas, dan rasa bersalah karena melakukan hubungan seks dapat menjadi faktor psikis anorgasmia pria.

Pria yang terlalu cemas saat bercinta sehingga tidak menikmati proses yang ada, dapat menimbulkan gangguan orgasme. Rasa khawatir dan takut melukai pasangan saat bercinta dapat menjadi penghambat untuk menikmati kegiatan seksual. Pada akhirnya, bercinta pun menjadi hambar dan tidak mencapai kepuasan.

Faktor psikis lainnya dapat dihubungkan dengan adanya trauma masa kecil yang berhubungan dengan seksualitas. Jika ada kekerasan seksual saat masa lalu, maka saat bercinta dengan pasangan, trauma tersebut dapat timbul dan menggangu aktivitas seksual.

Akibat terus menerus memikirkan permasalahan yang ada, pria dapat merasa stres dan saat berhubungan intim pun tidak dapat mencapai orgasme.

Baca juga: Ejakulasi Dini Bisa Diatasi dengan 6 Metode Psikologis Ini

Faktor Fisik

Disfungsi seksual pada pria ini dapat juga disebabkan oleh faktor fisik. Faktor fisik yang dimaksud adalah segala faktor yang berhubungan dengan fisik pria. Jika tubuh terserang penyakit diabetes, kanker prostat, hipertensi atau sakit kronis, maka mungkin akan sulit untuk pria mencapai orgasme saat berhubungan intim.

Faktor fisik lainnya adalah penggunaan obat tertentu secara berlebihan. Saat sakit, biasanya pria harus mengonsumsi beberapa jenis obat. Kandungan kimia dalam obat tertentu dapat menggangu kualitas kegiatan seksual sehingga sulit untuk mencapai orgasme.

Contohnya adalah penggunaan obat antidepresan, seperti amantadine, bupropion atau dextroamphetamine yang mempunyai pengaruh dalam kualitas orgasme seseorang. Obat-obatan tersebut dapat menghambat titik syaraf yang menjadi sumber rangsangan dalam fungsi seksual.

Faktor anorgasmia pria lainnya adalah seringnya mengonsumsi alkohol dan rokok. Kandungan kimia dalam alkohol dan rokok bercampur dalam darah dan tersebar di tubuh. Jika si pria mengkonsumsi alkohol dan rokok dalam jumlah yang berlebihan, maka hal itu dapat menggangu pria untuk mencapai kepuasan seksualitas bersama pasangan.

Baca juga: 5 Kesalahan Besar yang Bisa Sebabkan Ejakulasi Dini

Cara Mengatasi Anorgasmia

Untuk mengatasi gangguan orgasme ini, sebaiknya Anda harus mulai mencari tahu apa penyebabnya. Jika sudah mengetahui faktor penyebabnya, maka akan mudah untuk mengatasi hal ini.

Jika Anda menemui titik permasalahan di sisi psikologi, segera temui psikolog atau konseling bersama terapis seks. Pasangan Anda berhak tahu masalah apa yang sedang Anda pikirkan. Ajak pasangan Anda menemui terapis seks.

Jangan takut untuk berkomunikasi secara terbuka saat melakukan konseling. Dengan mengeluarkan uneg-uneg yang ada, pemasalahan Anda dapat teratasi secara perlahan.

Sementara itu, cara mengatasi anorgasmia dari sisi faktor fisik adalah dengan menemui ahli medis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rekomendasi pengobatan dari ahlinya dapat menjadi acuan untuk memperbaiki kualitas kehidupan seksualitas Anda.

Jika disfungsi seksual ini terjadi karena pengaruh obat, maka Anda akan diminta untuk mengurangi konsumsi obat tersebut.
Menerapkan gaya hidup sehat juga dapat menjadi alternatif untuk mengatasi anorgasmia pria. Mengonsumsi makanan sehat, mengurangi kebiasaan merokok, dan konsumsi minuman beralkohol dipercaya dapat membantu mengembalikan kualitas kehidupan seksualitas Anda.

Kehidupan intim bersama pasangan merupakan fase penting dalam hidup Anda. Jangan menyerah jika Anda mengalami gangguan orgasme. Komunikasi adalah kunci penting dalam mengatasi segala permasalahan yang ada, termasuk saat berhubungan intim.

Komunikasikan dengan terapis atau dokter Anda untuk mengatasi gangguan orgasme yang Anda alami. Nikmati momen intim bersama pasangan Anda, maka kepuasan itu akan datang dengan sendirinya.

An owl who likes coffee, movies and humanity.