Lemah Syahwat

Komplikasi Lemah Syahwat

Komplikasi yang diakibatkan oleh gangguan lemah syahwat lebih kepada kelainan psikologis penderita dan pasangannya ketimbang masalah medis. Ketika dua orang dalam sebuah hubungan sama-sama memiliki gairah seksual yang rendah, ini tidak akan menjadi masalah. Malahan, ini bisa jadi pertanda sebuah hubungan yang sehat karena aktivitas pasangan tidak hanya mengarah kepada hal yang berbau seksual saja. Namun tentu saja hal ini bukanlah sesuatu yang final karena hubungan seksual juga merupakan satu faktor yang penting dalam hubungan, jadi kondisi seperti diatas akhirnya juga harus diatasi agar tercipta hubungan yang sehat bagi Anda dan pasangan.

Ketika dalam sebuah hubungan ada pihak yang lebih bergairah hal ini akan menjadi masalah. Ketidakseimbangan hasrat seksual dapat mendorong pada perpecahan hubungan. Pihak yang lebih bergairah biasanya akan merasa ditolak dan tidak dicintai seperti ia mencintai pasangannya. Ini dapat mengarah pada kemarahan dan kebencian yang kemudian berujung pada renggangnya hubungan emosional antara penderita dengan pasangannya.

Komplikasi lemah syahwat bisa menjadi sangat berbahaya apabila akhirnya dapat menghancurkan hubungan Anda bersama pasangan. Bagaimanapun, seks dapat menguatkan hubungan, tapi dapat pula melemahkannya. Kondisi lemah syahwat dimana seseorang merasa kurang tertarik dengan pasangannya dapat menyebabkan banyak konflik dengan pasangan penderita. Bantuan profesional sangat dibutuhkan dalam hal ini sebelum persoalan lemah syahwat mengancam keberlangsungan hubungan Anda bersama pasangan.

Bagi pasangan yang mendambakan keturunan, gangguan lemah syahwat dapat mengganggu hubungan seksual mereka dengan pasangannya sehingga kemungkinan terjadinya kehamilan akan semakin berkurang. Komplikasi lain dari lemah syahwat lebih kepada komplikasi tidak langsung yang ditimbulkan oleh penyakit sistemik lain yang menyebabkan lemah syahwat.