Kutu Kemaluan

Perawatan Kutu Kemaluan

Selama menjalani pengobatan dan perawatan kutu kemaluan, biasanya dokter akan melarang pasien untuk berhubungan seks. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran kutu kemaluan lebih jauh lagi.

Selain rutin mengaplikasikan obat-obatan sesuai anjuran dokter, perawatan kutu kemaluan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan tubuh, khususnya area yang terinfeksi.

Sebelum mengaplikasikan obat, ada baiknya Anda mencuci dan mengeringkan terlebih dahulu area terinfeksi. Setelah itu, aplikasikan obat sesuai petunjuk dokter atau kemasan yang ada. Lalu kenakan celana dalam atau pakaian bersih setelah perawatan selesai.

Tak hanya itu, mereka yang terkena kutu kemaluan sebaiknya juga segera mencuci baju, handuk, seprei, maupun benda lain yang bisa jadi media penularan kutu. Gunakan air panas untuk membunuh parasit sampai tuntas agar Anda tidak terinfeksi ulang. Hal-hal tersebut juga untuk menjaga agar kutu kemaluan tidak menular ke orang lain. Barang lain yang tidak bisa dicuci sebaiknya disimpan dalam plastik kedap udara selama 2 minggu agar kutu mati.

Dan selama masa perawatan, kalau ada efek samping dari pengobatan yang dirasa terlalu mengganggu, maka jangan segan mengonsultasikannya kepada dokter. Saran di atas juga berlaku untuk penderita kutu kemaluan yang berada dalam kondisi tertentu seperti sedang menderita penyakit menular seksual, ataupun sedang hamil atau menyusui, karena beberapa obat kutu kemaluan ada yang bersifat toksik bagi ibu hamil dan menyusui.