Kutu Kemaluan

Pengertian Kutu Kemaluan

Kutu kemaluan adalah parasit yang ditemukan pada rambut organ keintiman atau area tubuh manusia lainnya yang ditumbuhi rambut. Namun, kutu kemaluan tidak sama dengan kutu rambut.

Penyebab Kutu Kemaluan

Penyebab kutu kemaluan adalah parasit bernama Pthirus pubis yang bentuk tubuhnya mirip dengan kepiting., sehingga organisme ini disebut juga dengan crab louse. Sama seperti kutu rambut, kutu kemaluan tidak bisa terbang dan hanya menular dengan cara merambat.

Cara penularan kutu kemaluan yang paling lazim terjadi adalah melalui hubungan seksual. Tak heran bila orang yang sering berganti-ganti pasangan seksual juga memiliki risiko besar terinfeksi parasit satu ini.

Gejala Kutu Kemaluan

Ketika seseorang tertular kutu kemaluan, maka biasanya ia akan mengalami gatal-gatal di area terinfeksi. Gejala lain yang mungkin nampak adalah timbulnya bintik biru atau bercak merah yang merupakan bekas gigitan kutu kemaluan.

Diagnosis Kutu Kemaluan

Guna memastikan adanya kutu kemaluan di sekitar organ keintiman atau area tubuh yang ditumbuhi rambut lainnya, dokter akan menggunakan kaca pembesar ataupun

mikroskop untuk mendeteksi keberadaan parasit tersebut.

Pengobatan Kutu Kemaluan

Cara yang biasa dipakai untuk mengobati kutu kemaluan adalah dengan mengaplikasikan obat tertentu. Beberapa obat kutu kemaluan dapat diperoleh di apotek terdekat, namun ada pula yang perlu resep dokter.

Untuk obat kutu kemaluan yang berbahan dasar alkohol biasanya akan menimbulkan efek samping seperti memudarnya warna rambut. Efek samping dari pengobatan kutu kemaluan lainnya adalah timbul sensasi perih, gatal, tersengat, hingga kemerahan.

Perawatan Kutu Kemaluan

Perawatan kutu kemaluan biasanya tidak bisa sekali saja dan harus diulangi 7-10 hari setelah pengobatan pertama. Selama perawatan berlangsung, penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan, khususnya di area terinfeksi. Dan pada periode ini, ada baiknya Anda tidak berhubungan seks dengan pasangan, serta meminimalisir kontak fisik dengan orang lain agar penyebarannya tidak semakin parah.

Komplikasi Kutu Kemaluan

Komplikasi kutu kemaluan biasanya berupa iritasi kulit yang timbul akibat rasa gatal. Ketika kutu menggigit kulit manusia untuk mengisap darah, maka ia akan meninggalkan air liur yang menimbulkan rasa gatal.

Bila terus digaruk, maka kulit bisa lecet dan berisiko terinfeksi bakteri lain. Beberapa iritasi yang mungkin timbul sebagai komplikasi kutu kemaluan antara lain impetigo, furunkulosis, blepharitis, hingga konjungtivitis bila kutu kemaluan ini pindah ke bulu mata.

Pencegahan Kutu Kemaluan

Karena kutu ini biasa didapati di lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya, maka salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan. Selain itu, hindari melakukan kontak fisik atau hubungan seksual dengan penderitanya.