Kudis

Diagnosis Kudis

Jika Anda mengalami rasa gatal yang mencurigakan, seperti rasa gatal yang sangat mengganggu disertai kelainan kulit yang tidak hilang setelah beberapa hari atau malah semakin menjadi, maka Anda tak perlu malu untuk menghubungi dermatologis atau dokter spesialis kulit.

Dengan mata telanjang, kutu kudis yang berukuran kecil akan membuat Anda kesulitan untuk mengenali penyebab dari gejala yang Anda alami. Karena itu, anda membutuhkan bantuan dokter kulit atau dermatologis untuk memastikannya.

Diagnosa kudis dapat ditetapkan hanya dengan melihat ruam berlubang dan lecet di kulit ditambah keterangan tambahan Anda sebagai penderita. Namun, sering pula diagnosa ditentukan dengan mengambil sampel bagian kulit yang mengalami kelainan untuk dites di laboratorium.

Metode diagnosa lainnya yang dilakukan adalah ink test atau tes tinta. Dokter mengoleskan tinta khusus di bagian kulit yang terkena ruam lalu menyekanya dengan alkohol. Jika tinta tersisa di liang ruam yang menandai saluran terowongan tempat bersarangnya kutu, maka ini berarti ruam tersebut adalah infeksi parasit kutu kudis.

Untuk memastikannya, dokter juga akan mengumpulkan beberapa contoh bagian kulit yang terkena ruam untuk melihat ada atau tidaknya parasit Sarcoptes scabiei, telur, ataupun kotorannya (faeces). Bila kelainan kulit Anda merupakan hasil dari penyakit menular seksual, dokter mungkin akan mengambil sampel kulit dari alat kelamin Anda.

Cara pengambilan sampel lainnya adalah dengan menggunakan alat dermoskopi untuk melihat kondisi kelainan kulit lebih dekat. Cara lain yang lebih sederhana adalah dengan menggunakan selotip khusus yang ditempelkan pada permukaan kulit yang mengalami kelainan, lalu diberikan pewarna khusus dan diperiksa di bawah mikroskop.

Jika diagnosa sederhana di atas tidak memberikan hasil akurat, maka bisa dilakukan juga pemeriksaan PCR. Pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction atau reaksi rantai polimerase) dapat mengidentifikasi material genetik dari kutu scabies pada sampel pemeriksaan laboratorium.