Kontrasepsi Barrier

Kontrasepsi Spons Kontrasepsi Barrier

Kontrasepsi spons memang tidak terlalu umum dibanding alat kontrasepsi lainnya. Alat ini terbuat dari busa plastik yang mengandung spermisida.

Kontrasepsi spons memiliki tekstur lembut dan bentuk bulat dengan diameter sekitar 2 inci. Cara penggunaan kontrasepsi spons adalah dengan dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksualsekitar 24 jam sebelumnya

Mengingat kontrasepsi spons mengandung spermisida, maka fungsi dari alat ini adalah untuk mencegah kehamilan dengan cara memblokir sperma agar tidak masuk ke dalam rahim dan membunuh sperma dengan lapisan spermisida yang terdapat di sekitarnya.

Tingkat keefektifan spons dalam mencegah kehamilan cukup baik jika Anda menggunakannya dengan benar. Bahkan, untuk membuat alat kontrasepsi ini menjadi semakin efektif, pasangan pria bisa turut menggunakan kondom berbahan lateks.

Perpaduan dari dua alat kontrasepsi ini dapat mencegah kehamilan dengan lebih optimal. Akan tetapi, penggunaan kontrasepsi spons saja tidak dapat mencegah infeksi penyakit menular seksual. Pria harus menggunakan kondom lateks untuk meminimalisir risiko infeksi penyakit menular seksual.

Keunggulan Kontrasepsi Spons

Keuggulan yang bisa diperoleh dengan menggunakan kontrasepsi spons adalah:

  • Bisa dibeli di apotek tanpa perlu resep dokter
  • Dapat digunakan sendiri tanpa memerlukan bantuan orang lain
  • Pasangan pria tidak perlu menggunakan kondom
  • Tidak merepotkan karena hanya dipakai saat hendak berhubungan seksual

Kekurangan Kontrasepsi Spons

Namun, ada juga kekurangan dari menggunakan alat kontrasepsi spons ini, antara lain adalah:

  • Penggunaannya cukup sulit karena harus dimasukkan ke dalam vagina
  • Apabila penggunaannya tidak tepat, maka alat ini tidak bisa mencegah risiko kehamilan
  • Terasa tidak nyaman saat menyentuh vagina atau vulva
  • Tidak mampu melindungi wanita maupun pria (yang tidak menggunakan kondom) dari penyakit menular seksual

Jika diafragma bisa dicuci hingga bersih untuk dipakai kembali, spons tidak bisa dipakai berulang kali. Buang kontrasepsi spons etelah berhubungan seksual.

Selain itu, sebaiknya wanita tidak langsung mengeluarkan spons ini dari vagina setelah pasangan prianya berejakulasi. Beri waktu selama beberapa saat sampai spermisida bisa mematikan sel sperma.