Kontrasepsi Barrier

Kondom Wanita Kontrasepsi Barrier

Selain kondom pria, ada juga kondom wanita yang penggunaanya adalah secara internal, yakni di dalam vagina. Kondom dengan bahan poliuretan ini berbentuk silinder dengan satu ujung terbuka.

Alat kontrasepsi barrier jenis ini berfungsi untuk menutupi leher rahim. Ujungnya yang terbuka diposisikan di pintu masuk vagina sebagai jalan untuk penis.

Fungsi dari kondom wanita hampir sama dengan kondom pria, yakni untuk mencegah sperma masuk ke dalam vagina dan membuahi sel telur. Tak hanya itu saja, kondom ini juga dapat mencegah penyakit menular seksual.

Penggunaan kondom wanita diklaim cukup efektif untuk mencegah kehamilan dan penularan penyakit seksual. Meskipun begitu, kondom pria dinilai lebih efektif dibanding kondom khusus wanita.

Jika kondom pria tersedia dalam berbagai ukuran, kondom wanita hanya tersedia dalam satu ukuran saja. Namun, ukuran tidak menjadi masalah karena alat kontrasepsi ini dapat dipastikan selalu pas berada di dalam vagina. Selain itu, wanita bisa menggunakan alat kontrasepsi ini tanpa bantuan orang lain.

Cara menggunakan kondom wanita adalah:

  • Masukkan cincin bagian dalam kondom wanita yang bentuknya agak longgar ke dalam vagina
  • Sementara itu, cincin bagian luar tetap berada di luar vagina sepanjang 2,5 cm dari bibir vagina
  • Pastikan penis bisa masuk tanpa mendorong seluruh bagian kondom wanita ini untuk masuk ke dalam vagina

Apabila pria sudah mengalami ejakulasi, maka kondom wanita harus segera dilepas agar sperma di dalamnya tidak masuk ke dalam vagina. Cara mengeluarkan kondom wanita dari dalam vagina adalah dengan menekan dan memutar cincin bagian luar sembari menarik kondom keluar.

Tarik kondom secara perlahan agar sperma tidak jatuh ke dalam vagina. Keluarkan kondom dalam keadaan berbaring, tidak dianjurkan sembari berdiri.

 

Sayangnya, masih banyak wanita yang mengaku kesulitan saat harus memasang alat kontrasepsi barrier ini ke dalam vagina. Selain itu, harga kondom wanita 3 kali lebih mahal dibanding kondom pria. Tak hanya itu saja, kondom ini juga menimbulkan suara yang berisik saat hubungan seks sedang berlangsung.