Kontrasepsi Alami

Sistem Kalender Kontrasepsi Alami

Ovulasi terjadi pada suatu tahap siklus wanita. Pada masa ovulasi inilah, wanita berkesempatan besar untuk menjadi hamil jika terjadi pembuahan oleh sperma.

Konsepsi atau pembuahan bisa terjadi jika ada hubungan seksual pada masa subur wanita. Masa subur biasanya terjadi pada 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari setelah ovulasi.

Fertility awareness-based method atau lebih dikenal masyarakat Indonesia dengan sistem kalender adalah metode kontrasepsi alami dengan cara tidak melakukan hubungan seksual selama wanita sedang dalam masa subur.

Bagaimana Cara KB Kalender?

Dalam menerapkan sistem KB kalender, wanita harus terlebih dahulu mengetahui siklus menstruasi dan juga ovulasi. Ada beberapa cara untuk mengetahui kapan ovulasi akan terjadi dengan cara berikut:

  • Menghitung temperatur basal tubuh setiap hari dan membuat grafiknya
  • Melakukan tes urin dengan alat khusus untuk meghitung hormon LH
  • Mengobservasi perubahan pada mukosa serviks
  • Menggunakan aplikasi pada telepon seluler untuk mencatat siklus menstruasi dan masa ovulasi
  • Mengombinasikan cara-cara di atas

Sekitar 24 dari 100 wanita yang menggunakan kontrasepsi sistem kalender, hamil pada setiap tahunnya. Untuk itu, sebelum memutuskan memilih metode ini, ada baiknya untuk mengetahui keunggulan dan kekurangannya. Untuk mempermudah kontrasepsi dengan metode ini, anda dapat mengunduh aplikasi gratis di ponsel pintar berbasis android atau IoS.

Keunggulan Sistem Kalender

  • Aman
  • Tanpa efek samping
  • Minim biaya
  • Merupakan metode yang natural
  • Tidak mengganggu hormon
  • Membuat wanita bisa mempelajari tubuhnya sendiri

Kekurangan Sistem Kalender

  • Metode ini merupakan metode paling tidak efektif dalam mencegah kehamilan
  • Membutuhkan banyak latihan untuk menggunakannya dengan benar
  • Metode bisa menjadi rumit, khususnya untuk wanita yang jadwal menstruasinya tidak teratur
  • Dapat menyulitkan untuk menghindari seks pada saat tertentu
  • Membutuhkan komitmen penuh dari kedua belah pasangan
  • Tidak melindungi dari Penyakit Menular Seksual (PMS)