Khasiat Tongkat Ali untuk Vitalitas Pria

Tips Sehat

Meningkatkan vitalitas pria serta membantu mengatasi disfungsi ereksi dapat dilakukan dengan memanfaatkan khasiat tongkat ali. Kenali dan manfaatkan khasiatnya bagi Anda.

khasiat tongkat ali

TONGKAT ali atau Eurycoma longifolia adalah pohon asli negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Akar pohonnya mengandung senyawa yang disebut quassinoids dan alkaloid, merupakan bagian dari pohon yang digunakan secara medis. Tongkat ali biasanya dikonsumsi dalam suplemen diet, teh, minuman energi, atau minuman kopi.

Tongkat ali juga dikenal dengan nama lain Eurycoma longifolia Jack, longjack, long jack, payung ali, ginseng Malaysia, tung saw, umpudumaidu, dan wonod mondou.

Kegunaan dari Tongkat Ali

Dalam pengobatan alternatif, tongkat ali dikatakan dapat menaikkan kadar testosteron, meningkatkan kekuatan otot, dan mengatasi sejumlah kondisi seperti disfungsi ereksi, penurunan libido, kelelahan, dan stres.

1) Mengatasi Disfungsi Ereksi dan Libido Rendah

Tongkat ali sering disebut-sebut sebagai obat untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi. Ada beberapa bukti awal yang bisa mendukung pendapat tersebut. Sebagai contoh, sebuah penelitian kecil menemukan bahwa 12 minggu mengonsumsi produk suplemen yang mengandung ekstrak Eurycoma longifolia dan Polygonum minus (antioksidan), dapat membantu meningkatkan kinerja seksual dan fungsi ereksi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak tongkat ali dapat membantu meningkatkan vitalitas pria dan juga mengatasi disfungsi ereksi. Penelitian tersebut melibatkan 109 pria berusia antara 30 dan 55 tahun dan menemukan bahwa ekstrak tersebut dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi, libido seksual, motilitas sperma, dan volume air mani. Kehilangan massa lemak pada mereka yang kelebihan berat badan juga tercatat sebagai khasiat dari mengonsumsi ekstrak tersebut.

Baca juga: Muira Puama, Tanaman Herbal Peningkat Vitalitas Pria

2) Membentuk Otot

Khasiat tongkat ali dapat meningkatkan massa otot dan kekuatan karena efeknya yang diklaim pada tingkat testosteron. Hal ini kadang-kadang digunakan juga untuk meningkatkan kinerja atletik, kekuatan fisik, dan untuk meningkatkan proses penghancuran lemak.

Dalam sebuah studi pendahuluan yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine, para peneliti menemukan bahwa 100 mg/hari ekstrak tongkat ali selama lima minggu dapat meningkatkan massa otot dan kekuatan pada pria yang berpartisipasi dalam program pelatihan kekuatan intensif dibandingkan dengan mereka yang berpartisipasi dalam program ini tanpa tambahan konsumsi ekstrak tongkat ali.

Menurut sebuah studi percontohan yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research pada tahun 2014, tongkat ali juga dapat membantu meningkatkan kekuatan otot pada orang dewasa yang lebih tua. Dalam melakukan penelitian ini, 13 pria dan 12 wanita berusia antara 57 – 72 tahun dilibatkan sebagai partisipan. Mereka mengonsumsi 400mg ekstrak tongkat ali setiap hari selama lima minggu. Pada akhir penelitian, tongkat ali ditemukan telah meningkatkan kadar testosteron bebas serta total dan kekuatan otot.

3) Mengatasi Ketidaksuburan

Tongkat ali menunjukkan sebuah janji dalam pengobatan terhadap ketidaksuburan. Hal ini ditunjukkan sebuah studi pendahuluan yang diterbitkan dalam Asian Journal of Andrology pada tahun 2010.

Periset menemukan bahwa konsumsi 200 mg/hari tongkat ali pada pria selama 3 – 9 bulan dapat menghasilkan volume semen yang lebih tinggi, konsentrasi sperma, persentase morfologi sperma normal, motilitas sperma, dan menghasilkan kehamilan spontan pada 11 pasangan peserta.

Baca juga: Guys, Tingkatkan Kesuburan dengan 10 Makanan Ini

4) Menangani Stres

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tongkat ali dapat membantu untuk meredakan stres. Penelitian yang tersedia mencakup sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition. Peneliti menilai hormon stres dan keadaan mood pada 63 orang sebelum dan sesudah mengonsumsi suplemen tongkat ali selama 4 minggu, kemudian menemukan perbaikan signifikan saat keadaan mood tegang, marah, dan bingung, serta penurunan kortisol saliva dan peningkatan testosteron pada mereka yang mengonsumsi ekstrak tongkat ali.

5) Hipogonadisme Onkogen Akhir

Khasiat tongkat ali dapat memperbaiki gejala hipogonadisme onkogen akhir, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Andrologia. Untuk penelitian ini, 76 orang dengan hipogonadisme onkogen akhir diberi 200 mg ekstrak tongkat ali selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tongkat ali meningkatkan skor pada skala gejala dan tingkat testosteron penuaan pada pria.

Efek Samping

Karena begitu sedikit penelitian yang telah menguji efek tongkat ali pada manusia, sedikit pula yang diketahui tentang keamanan ramuan herbal jangka panjang atau teratur ini. Penelitian yang telah dilakukan biasanya menggunakan 200 mg per hari dengan jangka waktu hingga sembilan bulan. Efek samping yang ditemukan meliputi keresahan, kegelisahan, dan insomnia.

Karena tongkat ali dapat meningkatkan kadar testosteron, seharusnya tidak digunakan oleh orang-orang dengan kondisi yang akan terpengaruh secara negatif oleh kadar testosteron yang lebih tinggi seperti penyakit jantung, hormon sensitif kanker, penyakit hati atau ginjal.

Tongkat ali tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui, anak-anak, dan oleh mereka yang memiliki kondisi medis tertentu. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah juga harus menghindari tongkat ali. Ramuan tongkat ali ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan, seperti obat tekanan darah, obat antikoagulan dan antiplatelet, obat-obatan yang menurunkan kadar gula darah atau insulin, obat imunosupresan dan suplemen lainnya.

Jika Anda mempertimbangkan untuk mengonsumsi tongkat ali atau bentuk pengobatan alternatif lainnya, selalu pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

%d bloggers like this: