Kesalahan dalam Memakai Kondom dan Cara Mengatasinya

Tips Sehat

Kesalahan dalam memakai kondom bisa membuatnya mubazir saat dikenakan. Oleh sebab itu, pasangan baru menikah harus belajar bagaimana cara pakai kondom yang benar.

kesalahan dalam memakai kondom

KONDOM merupakan alat kontrasepsi yang sering dan mudah dipakai. Harga yang terjangkau membuatnya kerap diandalkan oleh pasangan yang belum siap punya anak.

Tak sekedar sebagai alat pengaman, beberapa jenis kondom kini juga sering digunakan sebagai sex toys karena sensasi yang dihasilkannya mampu membuat suasana bercinta terasa lebih greget. Kondom jugalah yang dapat mencegah penularan penyakit menular seksual.

Namun semua tujuan penggunaan kondom yang disebutkan tadi, hanya bisa tercapai jika pemakaiannya tepat. Apapun alasannya (salah satunya mungkin karena Anda berdua terburu-buru dan tak tahan lagi), kesalahan dalam memakai kondom bisa membuatnya tak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal-hal berikut bisa memicu munculnya kesalahan dalam memakai kondom:

  • Kondom robek saat dipakai berhubungan intim, khususnya waktu intercourse. Penyebabnya bisa jadi karena aktivitas seksual yang terlalu kasar, atau karena penis dipasangi semacam alat tindik.
  • Kondom cacat produksi
  • Kondom sudah kadaluarsa sehingga tidak lagi elastis sebagaimana mestinya
  • Kondom pernah dipakai sebelumnya

Baca juga: Ketahui Ukuran Kondom yang Pas untuk Anda

Untuk menghindari kondisi tersebut, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memastikan kondom yang dipakai dapat berfungsi maksimal, yaitu:

  1. Hindari memakai kondom yang rusak atau robek, entah saat Anda mengeluarkannya dari kemasan atau ketika Anda berusaha memakainya.
  2. Cara pakai kondom yang benar adalah dengan membuka gulungannya di atas penis yang sedang ereksi. Jadi bukan dengan menggoyangkan atau meniupnya seperti kantong belanja, lalu mencoba memasukkan penis ke dalamnya.
  3. Kalau Anda memakai pelumas, hindari produk yang berbahan dasar minyak seperti petroleum jelly, lotion tangan, baby oil, dll, karena bisa merusak kondom berbahan lateks. Sebaliknya, gunakan produk pelumas berbasis air seperti gliserin atau jeli pelumas yang takkan merusak bahan kondom.
  4. Setelah ejakulasi, kondom harus segera dilepas. Karena saat penis menyusut, maka sperma atau air mani bisa dengan mudahnya keluar dari kondom sebelum penis ditarik ke luar.
  5. Jangan menggunakan kondom yang sudah kadaluarsa karena kualitas perlindungan yang diberikannya tak lagi maksimal.
  6. Yang terakhir adalah, selalu gunakan kondom baru, bukan yang pernah dipakai, meskipun terlihat masih bagus.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.