Kenali Lebih Lanjut Gejala Klamidia pada Pria dan Wanita

Salah satu jenis penyakit seks menular yang sering menyerang pria adalah klamidia. Lantas, apa saja gejala klamidia itu? Simak ulasannya dalam tips kesehatan seksual berikut ini!

KLAMIDIA merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini seringkali disebut silent infection karena hampir tak menimbulkan gejala apapun. Oleh sebab itu, banyak pria tak menyangka dirinya terinfeksi penyakit seks menular ini hingga ia menjalani tes, atau mendapati pasangannya terkena infeksi.

Gejala Klamidia

Gejala klamidia biasanya baru muncul sekitar 1-3 minggu setelah infeksi. Kalau tidak segera dirawat, klamidia bisa memicu epididimitis atau radang di saluran testikel yang menimbulkan rasa sakit, demam, serta bengkak. Dan bila epididimitis ini dibiarkan, maka efek jangka panjangnya adalah menyebabkan kemandulan atau infertilitas. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, klamidia yang tak segera diobati bisa memicu radang sendi reaktif.

Lain lagi dengan gejala klamidia pada wanita yang biasanya ditenggarai dengan meningkatnya jumlah cairan vagina, rasa sakit saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat, rasa sakit di perut bawah, hingga pendarahan tidak teratur.

Klamidia pada wanita yang tak segera diobati bisa menimbulkan penyakit radang panggul hingga mandul. Perempuan yang mengidap penyakit ini juga bisa terus-menerus merasakan sakit pada area panggulnya. Sedangkan pada ibu hamil, infeksi ini juga bisa memicu bayi lahir prematur atau kehamilan ektopik (di luar rahim).

Komplikasi Klamidia

Pada pria, klamidia mungkin tidak menimbulkan komplikasi jangka panjang. Namun penyakit ini dapat memicu beberapa kondisi berikut:

  • Keluarnya cairan dari penis yang warnanya kuning-kehijauan, kental, keruh, bahkan berair
  • Rasa sakit saat ejakulasi atau buang air kecil
  • Pendarahan disertai rasa sakit dari dubur
  • Radang mata
  • Radang sendi
  • Sakit tenggorokan
  • Meningkatnya frekuensi buang air kecil
  • Radang dan rasa sakit pada testikel
  • Rasa terbakar atau gatal di sekitar penis

Fakta Soal Klamidia

  1. Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang paling sering diidap kaum pria
  2. Penyebabnya adalah bakteri bernama Chlamydia trachomatis.
  3. Di Amerika sendiri, klamidia merupakan penyakit menular seksual yang paling sering terjadi. Bahkan setiap tahunnya, diperkirakan terdapat lebih dari 2,8 juta penderita klamidia. Jumlah ini hanyalah yang berhasil dideteksi atau dilaporkan karena masih banyak pasien yang tidak mencari perawatan.
  4. Klamidia mudah ditularkan melalui hubungan intim yang tidak disertai pengaman (kondom).
  5. Klamidia juga bisa ditularkan dari ibu kepada bayinya bila ia dilahirkan secara normal.
  6. Diperkirakan sekitar 50% pria dan 70% wanita penderita klamidia tidak mengalami gejala apapun.

Tes klamidia

Klamidia bisa didiagnosa melalui tes darah ataupun dengan mengambil cairan yang keluar dari organ kemaluan.

Baca juga: Mengapa Anda Perlu Melakukan Tes Penyakit Seksual?

Perawatan Klamidia

Untungnya, infeksi klamidia bisa dirawat dengan mudah menggunakan antibiotik.

Pencegahan Klamidia

Untuk mencegah penularannya, ada baiknya penderita klamidia tidak melakukan hubungan intim hingga sembuh. Anda juga disarankan menggunakan kondom berbahan lateks untuk mengurangi risiko penularan klamidia.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.

%d bloggers like this: