Kelahiran Prematur

Penyebab Kelahiran Prematur

Sekitar satu dari tiga bayi prematur lahir karena alasan medis, baik untuk keselamatan ibu ataupun keselamatan bayi. Penyebab kelahiran prematur pun bisa jadi bervariasi, namun Anda harus tahu bahwa risiko Anda lebih tinggi mengalami persalinan prematur atau kelahiran prematur jika:

  • Anda sudah pernah mengalami persalinan prematur atau melahirkan bayi prematur di masa lalu
  • Anda mengandung lebih dari satu bayi (kehamilan ganda)
  • Ibu Anda mengonsumsi obat diethylstilboestrol (DES) saat dia mengandung Anda
  • Anda memiliki rahim berbentuk tidak normal atau serviks yang abnormal
  • Anda berusia kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun
  • Anda sudah 4 kali atau lebih melahirkan bayi sebelum kehamilan ini
  • Anda pernah melahirkan bayi dengan berat kurang dari 1500 gram sebelum kehamilan ini
  • Anda hamil saat menggunakan kontrasepsi IUD, atau masih memiliki IUD yang tersisa di tempat selama kehamilan
  • Jarak yang terlalu dekat antara kehamilan kini dan sebelumnya (kurang dari 6-9 bulan antara habis melahirkan dan mulai mengandung kehamilan berikutnya)
  • Anda merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang
  • Anda mengalami keguguran pada trimester kedua di kehamilan sebelumnya, atau Anda sudah pernah mengalami keguguran sebanyak tiga kali atau lebih
  • Anda mengalami ketuban pecah dini
  • Anda memiliki preeklamsia, penyakit ginjal, penyakit jantung, diabetes, anemia atau kondisi medis lainnya.
  • Anda mengalami masalah plasenta seperti plasenta previa atau solusio plasenta
  • Anda tidak menerima pelayanan antenatal (selama masa kehamilan) dari penyedia layanan kesehatan yang berkualitas
  • Anda memiliki infeksi serviks, seperti kelompok B streptokokus, gonore, klamidia, sifilis, trikomoniasis atau gardnerella.
    Selama kehamilan anda melakukan pekerjaan berat terus menerus

Dengan mengetahui penyebab kelahiran prematur, maka Anda bisa memperkecil risiko kelahiran prematur.