Kehamilan Ektopik

Diagnosis Kehamilan Ektopik

Bila dokter mencurigai Anda mengalami kehamilan ektopik, diagnosa kehamilan ektopik akan dilakukan melalui serangkaian tes.

Hal pertama yang akan dokter lakukan adalah melakukan tes kehamilan terlebih dahulu untuk benar-benar memastikan bahwa Anda hamil, Kemudian, pelvic exam dilakukan untuk mengecek rasa sakit atau ada tidaknya kejanggalan pada tuba falopi. Namun, ini saja tidak cukup.

Diagnosa kehamilan ektopik akan dilakukan setelah pengecekan lanjutan melalui cek darah atau USG. Cek darah perlu dilakukan karena diagnosa melalui USG saja dinilai terlalu cepat.

Di awal terjadinya, kehamilan ektopik tidak terlihat jelas melalui USG. Karena itu, dokter akan terus memantau kondisi Anda melalui tes darah hingga 4 sampai 5 minggu setelah pembuahan.

Saat kehamilan ektopik terlihat jelas melalui USG, barulah tes darah dihentikan. Namun, bila Anda sudah berada dalam kondisi mengkhawatirkan, diagnosa kehamilan ektopik bisa saja langsung dilakukan lewat operasi.