Keguguran

Pengobatan Keguguran

Jika dokter menyatakan bahwa Anda berisiko keguguran, ia mungkin akan merekomendasikan Anda untuk istirahat, membatasi aktivitas, dan menghindari seks sampai tanda-tanda atau gejala keguguran hilang. Beberapa dokter menyarankan bed rest total, meskipun tidak ada bukti ilmiah bahwa hal itu dapat mencegah keguguran.

Pengobatan keguguran tergantung pada gejala yang Anda alami. Tujuan utama dari pengobatan selama dan setelah keguguran adalah untuk mencegah adanya pendarahan dan infeksi.

Jika perdarahan vagina bisa membuat Anda mengganti pembalut hingga berkali-kali dalam waktu satu jam selama dua jam berturut-turut, Anda harus segera menemui dokter. Karena perdarahan berat dan kram bisa berarti bahwa keguguran semakin parah.

Dalam kebanyakan kasus, tubuh wanita mengeluarkan semua jaringan yang berhubungan dengan kehamilan. Semakin kecil usia kandungan Anda, maka semakin besar kemungkinan bahwa tubuh Anda akan mampu mengatasi keguguran dengan sendirinya.

Jika semua jaringan dari hasil konsepsi tidak keluar, atau kondisi yang dikenal sebagai keguguran tidak tuntas, Anda mungkin memerlukan pengobatan untuk menghentikan pendarahan dan mencegah infeksi.

Prosedur yang paling umum adalah dilatation & curratage (D&C) yang melibatkan pelebaran leher rahim dan mengikis lapisan rahim yang disebut endometrium. Pilihan lain adalah dengan minum obat (misoprostol) yang akan membantu tubuh Anda membersihkan jaringan yang tersisa.

Anda mungkin akan diberi antibiotik atau obat lain sesudahnya untuk meminimalkan pendarahan. Pendarahan vagina harus dipantau ketat. Anda juga harus mencari tahu apakah darah Anda Rh negatif, sebab jika ya, Anda mungkin akan membutuhkan suntikan vaksin immunoglobulin Rh untuk mencegah masalah di kehamilan berikutnya. Diskusikan dengan dokter untuk menentukan pengobatan terbaik bagi Anda.