Keguguran

Diagnosis Keguguran

Bagi Anda yang pernah mengalami keguguran berulang atau lebih dari dua kali berturut-turut, sebaiknya lakukan beberapa tes, seperti tes darah dan tes genetik untuk kebutuhan diagnosis keguguran.

Beberapa prosedur diagnostik yang biasa digunakan untuk mengevaluasi penyebab keguguran berulang, antara lain:

  • Biopsi endometrium: prosedur yang melibatkan pengambilan sedikit sampel jaringan dari lapisan rahim yang lalu diperiksa di bawah mikroskop.
  • Histerosalpingogram: prosedur yang menggunakan X-ray dalam rahim dan tuba falopi.
  • Histeroskopi: prosedur tes dimana dokter melihat bagian dalam rahim dengan teleskop khusus yang dimasukkan melalui vagina dan leher rahim.
  • Laparoskopi: prosedur pembedahan dimana dokter memeriksa rongga panggul dengan alat seperti selang kecil yang dilengkapi kamera di ujungnya.
  • Pemeriksaan kromosom: prosedur tes dimana darah Anda akan diambil untuk dilihat di bawah mikroskop. Pemeriksaan ini dilakukan guna mencari tahu adanya kelainan yang disebut sebagai balanced translocation dimana kromosom saling menempel dan gagal memisah saat pembelahan sel. Hal ini tidak menyebabkan kelainan pada ibu, tetapi sel telurnya menjadi tidak bisa dibuahi karena akan ada sel telur yang mempunyai kromosom tidak lengkap.