Keguguran

Pengertian Keguguran

Keguguran atau abortus adalah istilah yang digunakan untuk kehamilan yang berakhir sebelum minggu ke-20. Istilah medis untuk keguguran adalah aborsi spontan, kata “spontan” digunakan untuk membedakannya dari pengertian aborsi pada umumnya yang terjadi karena direncanakan.

Risiko keguguran lebih tinggi dari yang Anda pikirkan, yakni sekitar 20%, sebab risiko keguguran juga dapat dialami oleh wanita yang tidak menyadari kehamilannya. Sangatlah penting untuk terinformasi mengenai gejala-gejala awal keguguran sebab lebih dari 80% keguguran terjadi pada trimester pertama kehamilan.

Adapun jenis-jenis keguguran adalah sebagai berikut:

  • Abortus Komplet: Seluruh hasil pembuahan (konsepsi) keluar dari rahim sebelum usia kehamilan 20 minggu.
  • Abortus Inkomplet: Sebagian hasil pembuahan (konsepsi) telah keluar rahim namun masih ada sisa yang tertinggal.
  • Abortus Insipiens: Keguguran yang ditandai dengan kondisi serviks yang telah mendatar, sementara hasil konsepsi utuh masih berada di dalam rahim
  • Abortus Iminens: Abortus tingkat awal, terjadinya perdarahan pervaginam namun jalan lahir (leher rahim) masih tertutup dan hasil konsepsi yang masih baik di dalam rahim.
  • Missed Abortion: Kondisi dimana embrio atau fetus telah meninggal sebelum usia kehamilan 20 minggu namun seluruh hasil konsepsi (pembuahan) masih berada dalam rahim.
  • Abortus Habitualis: Keguguran yang terjadi tiga kali atau lebih