Kapan Bisa Tahu Jenis Kelamin Buah Hati dalam Kandungan?

“ Kapan bisa tahu jenis kelamin bayi? “, mungkin inilah salah satu pertanyaan yang kerap dilontarkan pasangan saat mengetahui bahwa mereka akan segera punya anak. Menariknya, cara mengetahui bayi laki-laki atau perempuan kini tak lagi hanya bisa dilakukan lewat USG saja, lho.

kapan bisa tahu jenis kelamin bayi

PASANGAN yang penasaran dan tidak sabar menunggu kapan bisa tahu jenis kelamin bayi bisa menempuh cara lain yang lebih cepat. Beberapa di antaranya seperti berikut:

1. Tes Genetik

Tes genetik biasanya dipakai pasangan yang benar-benar tak bisa menunggu lama untuk mengetahui jenis kelamin calon buah hatinya. Tes yang melibatkan 2 metode: amniocentesis dan CVS (chorionic villus sampling) ini bahkan juga bisa mendeteksi dini perihal seberapa sehat janin dalam kandungan.

2. Tes Darah Kehamilan

Metode lain yang bisa dilakukan sejak dini untuk mengetahui jenis kelamin bayi adalah melalui tes darah. Tes yang juga bisa mendeteksi ada-tidaknya abnormalitas pada kromosom bayi tersebut, bertujuan untuk mengamati sel-sel yang dikeluarkan janin ke pembuluh darah atau urin ibu. Tentunya tes ini mampu menjawab secara akurat jenis kelamin bayi, apakah laki-laki ataukah perempuan.

Mengenai tes ini, beberapa pihak mengklaim kalau itu bisa membantu mempererat hubungan ibu dan bayi selama kehamilan. Namun ada pula yang khawatir: bagaimana kalau ibu atau pasangan merasa kecewa dengan jenis kelamin bayinya?

Sedikit banyak ini bisa saja membuat sang ibu depresi serta tidak terima. Dan bila ini sampai terjadi, maka bukannya tidak mungkin kalau tingkat aborsi jadi meningkat karenanya.

3. Metode Ramzi

Ada pula cara lain soal kapan bisa tahu jenis kelamin bayi yang cukup populer, khususnya di dunia Barat, yakni metode Ramzi. Metode ini menggunakan bantuan alat USG dan dilakukan saat usia kehamilan masuk minggu ke-6.

Nantinya, jenis kelamin bayi bakal diprediksi tergantung dari lokasi plasentanya. Tentu saja cara ini masih belum terbukti keabsahannya secara klinis karena baru sebatas kepercayaan saja.

Baca juga: 3 Cara Menghitung Perkiraan Hari Kelahiran Bayi

4. Intelligender Test

Di samping lewat tes yang dilakukan dokter, beberapa pasangan lebih memilih melakukan tes sendiri misalnya melalui Intelligender Test. Walau bisa didapatkan dengan mudah di apotek dan toko online, hasil tes ini baru bisa dipercaya kalau dilakukan sejak minggu ke-10 kehamilan.

5. USG

Bagi pasangan yang memutuskan untuk menggunakan USG, maka mereka memang harus menunggu lama, yakni hingga usia kandungan masuk minggu ke-18 hingga 22. Meski ada yang mulai mencari tahu ketika usia kandungan masuk minggu ke-14, akan tetapi biasanya pada periode ini, tubuh janin belumlah berkembang sempurna sehingga jenis kelaminnya belum dapat ditentukan secara akurat.

Baca juga: 8 Tanda Kehamilan Anak Kembar

Pertanyaannya sekarang, apakah memang penting bagi Anda untuk tahu lebih dini soal jenis kelamin buah hati? Beberapa pasangan lebih memilih untuk memasrahkannya saja dan menunggu hingga buah hati lahir, namun ada pula yang ingin tahu lebih dulu. Nah, Anda dan pasangan termasuk yang mana?

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.