Kanker Prostat

Pengobatan Kanker Prostat

Dokter memilih jenis pengobatan kanker prostat berdasarkan seberapa cepat kanker menyebar, seberapa banyak kanker sudah menyebar, dan kondisi kesehatan fisik pasien untuk menjalani pengobatan kanker. Pengobatan untuk pasien yang didiagnosis kanker prostat stadium awal mungkin akan berbeda dengan pasien kanker prostat stadium lanjut.

Dokter akan menganjurkan pasien untuk melakukan beberapa pemeriksaan, yaitu tes darah lanjutan, pemeriksaan rektum, dan biopsi. Apabila hasil tes menunjukkan bahwa sel kanker berkembang dengan cepat, maka dokter akan menganjurkan pasien untuk operasi atau radiasi.

Berikut ini adalah beberapa jenis pengobatan kanker prostat yang umumnya dianjurkan oleh dokter sesuai dengan kondisi fisik pasien.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan energi bertenaga tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Ada dua jenis terapi radiasi yang biasa dilakukan pasien kanker prostat, antara lain adalah:

  • Terapi radiasi dari luar tubuh

Selama terapi radiasi sinar eksternal, pasien diminta untuk berbaring, sedangkan mesin akan bergerak di sekitar tubuh. Energi bertenaga tinggi dari proton dan sinar X akan diarahkan pada kanker prostat pasien. Terapi ini dapat memakan waktu selama beberapa hari dalam seminggu selama beberapa minggu, tergantung tingkat keparahan kanker tersebut.

  • Terapi radiasi dari dalam tubuh

Brachytherapy adalah terapi radiasi dari dalam tubuh yang menggunakan radioaktif sebesar biji padi dan ditempatkan di dalam jaringan prostat pasien. Radioaktif ini memberikan radiasi dosis rendah selama jangka waktu panjang. Dokter akan menempatkan implan biji radioaktif ke dalam prostat dengan menggunakan jarum dan dipantau melalui USG.

Efek samping dari terapi radiasi ini meliputi frekuensi buang air kecil yang lebih sering, nyeri saat buang air kecil, bahkan disfungsi ereksi.

Terapi Hormon

Ini adalah pengobatan kanker prostat untuk menghentikan produksi hormon testosteron. Sel-sel kanker prostat bertumbuh karena adanya kadar hormon testosteron. Mengurangi produksi hormon ini dapat mematikan sel-sel kanker atau memperlambat pertumbuhan kanker.

Terapi hormon dilakukan dengan beberapa jenis pengobatan berikut ini:

  • Pemberian obat yang menghentikan tubuh memproduksi hormon testosteron
  • Pemberian obat yang memblokir hormon testosteron untuk mencapai sel-sel kanker di prostat
  • Pembedahan untuk mengangkat testis agar produksi hormon testosteron berkurang.

Operasi

Dokter juga kerap merekomendasikan pengobatan kanker prostat dengan prosedur pembedahan. Operasi yang biasa dilakukan oleh pasien kanker prostat adalah pengangkatan kelenjar prostat dan sedikit kelenjar getah bening. Prosedur operasi yang dilakukan untuk menyembuhkan pasien kanker prostat adalah:

  • Menggunakan robot untuk membantu operasi. Dokter akan menggunakan konsol untuk mengendalikan robot dalam melakukan pembedahan. Prostatektomi robotik memungkinkan dokter untuk bekerja lebih cepat dengan menggunakan alat-alat bedah.
  • Membuat sayatan di perut pasien. Kelenjar prostat akan diambil melalui sayatan di bagian bawah perut. Operasi jenis ini memiliki risiko yang sangat minim untuk kerusakan saraf. Akan tetapi, efek samping dari operasi ini adalah masalah pada kontrol kandung kemih dan ereksi.
  • Membuat sayatan di anus dan skrotum. Membuat sayatan di anus dan skrotum memungkinkan dokter untuk mencapai prostat dengan lebih mudah. Namun, teknik ini dapat menghilangkan kelenjar getah bening dan lebih berisiko mengalami kerusakan pada saraf.