Kanker Prostat

Komplikasi Kanker Prostat

Apabila kanker prostat tidak segera mendapatkan pengobatan yang baik, maka pasien dapat mengalami komplikasi kanker prostat.

Penyebaran kanker (metastasis)

Kanker prostat dapat menyebar ke organ terdekat, seperti kandung kemih atau berjalan ke sistem aliran darah, limfatik, tulang, dan organ lainnya. Apabila penyebaran kanker prostat ini mencapai ke tulang, maka pasien dapat merasakan nyeri tulang sampai dengan patah tulang. Sementara itu, jika kanker telah menyebar ke area lain pada tubuh, hal ini akan sulit dikendalikan dengan pengobatan.

Inkontinensia

Baik kanker prostat maupun pengobatannya dapat menyebabkan inkontinensia. Ini adalah ketidakmampuan untuk menahan air kencing, sehingga dapat menimbulkan permasalahan sosial bagi pasien. Akan tetapi, inkontinensia dapat diobati sesuai dengan tingkat keparahannya. Pilihan pengobatan untuk pasien kanker prostat yang mengalami komplikasi inkontinensia adalah obat-obatan, kateter, dan pembedahan.

Disfungsi ereksi

Yang satu ini adalah komplikasi kanker prostat yang paling ditakuti para pria, yakni disfungsi ereksi. Namun, penyebab disfungsi ereksi pada pasien kanker prostat tidak hanya dari penyakit itu sendiri, melainkan pengobatan, seperti operasi, radiasi, dan terapi hormon juga dapat mengakibatkan disfungsi ereksi. Namun, disfungsi ereksi ini bisa disembuhkan dengan obat-obatan, operasi, dan perangkat vakum untuk membantu pasien mencapai ereksi.

Untuk menghindari komplikasi kanker prostat yang serius, seperti metastasis kanker, sebaiknya pasien segera berobat secara medis. Pasien kanker prostat pada stadium awal masih memiliki harapan yang cukup besar untuk sembuh.