Kanker Ovarium

Pengobatan Kanker Ovarium

Ada banyak cara pengobatan kanker ovarium. Dua cara yang paling umum ialah operasi dan kemoterapi.

Operasi

Dengan operasi, kanker akan diangkat dari tubuh pasien. Dan kecuali kanker masih dalam tahap yang sangat dini, pasien akan melakukan operasi lanjutan yang berupa pengangkatan ovarium, rahim, dan tuba falopi. Tindakan operasi bisa mengakibatkan pasien mengalami menopause lebih cepat.

Bila kanker hanya menyerang satu ovarium, maka hanya satu ovarium beserta tuba falopinyalah yang diangkat. Sementara, satu ovarium lagi akan dibiarkan. Bila kondisinya seperti ini, pasien masih mungkin mengalami kehamilan.

Kemoterapi

Cara kedua yang paling umum sebagai pengobatan kanker ovarium ialah kemoterapi. Kemoterapi bertujuan membunuh sel kanker dan mencegah sel kanker tumbuh kembali.

Kemoterapi biasanya digunakan untuk memberantas sel-sel kanker yang tidak dapat dicapai oleh operasi, misalnya pada kasus metastasis, atau kanker terlanjur menyebar ke organ tubuh lain. Kemoterapi umumnya diberikan 3 hingga 6 kali dengan jarak antar sesi yaitu 3 hingga 4 minggu.

Metode Pengobatan Lainnya

Selain operasi dan kemoterapi, pengobatan kanker ovarium lainnya yang akhir-akhir ini dilakukan ialah targeted therapy dan terapi hormon.

  • Targeted therapy menyerang sel-sel kanker secara langsung. Potensinya turut menghancurkan sel normal sangatlah kecil.
  • Terapi hormon dilakukan dengan cara mencegah estrogen sampai ke sel kanker. Dengan memotong suplai estrogen ke sel kanker, pertumbuhannya akan melemah.