IUD Tembaga vs IUD Hormon, Pilih yang Terbaik untuk Anda

Berancana untuk memasang alat kontrasepsi pencegah kehamilan? Mungkin Anda akan mempertimbangkan untuk menggunakan Intrauterine Device (IUD) atau yang dikenal sebagai KB Spiral. Namun, perlu Anda ketahui bahwa jenis kontrasepsi ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu IUD tembaga dan IUD hormon.

jenis iud yang paling bagus

MANAKAH jenis IUD yang paling bagus? Yuk, baca ulasan selengkapnya berikut ini agar Anda dapat memilih IUD yang cocok.

Perbedaan IUD tembaga dan IUD hormon

Saat ini, ada 2 jenis IUD atau KB spiral yang bisa Anda pilih sebagai alat kontrasepsi pencegah kehamilan. Pertama, ada IUD hormon yang bekerja dengan cara melepaskan hormon levanogestrol, sejenis hormon progestin. Pelepasan hormon ini dilakukan untuk menebalkan mukosa serviks dan menghalangi sperma. Kedua, ada IUD tembaga yang alatnya dilapisi dengan tembaga, bahan yang menghasilkan respon inflamasi di rahim untuk membunuh sperma.

Cara memilih IUD yang cocok

Adakah jenis IUD yang paling bagus untuk Anda? Sejatinya, memilih IUD tidak berdasarkan kualitasnya saja. Anda perlu menyesuaikan dengan diri Anda sendiri untuk dapat memilih IUD yang cocok. Salah satu cara untuk menemukan IUD yang sesuai dengan diri Anda adalah berkonsultasi pada dokter.

IUD hormon umumnya akan membuat wanita tidak mendapatkan menstruasi ataupun volume pendarahan menstruasi yang sangat sedikit. Semakin tinggi dosis hormonal dalam sebuah IUD, maka semakin besar pula risiko seorang wanita akan berhenti menstruasi.

Sebagian besar wanita mungkin tidak akan merasa keberatan jika berhenti menstruasi, terutama bagi wanita yang mengalami sakit kram yang parah ketika datang bulan.

Sementara itu, IUD tembaga tidak akan membuat wanita berhenti haid. Akan tetapi, KB spiral jenis tembaga ini dapat membuat pendarahan menstruasi jadi lebih banyak dan disertai kram pada beberapa bulan pertama setelah pemasangan.

Pada umumnya, pendarahan menstruasi yang lebih banyak ini akan dialami wanita dalam waktu 1-2 bulan pertama sejak pemasangan, lalu sesudah itu, periode dan pendarahan menstruasi wanita tersebut akan kembali normal.

Baca juga: Persiapkan Diri Sebelum Pemasangan IUD (Spiral)

Harga IUD tembaga dan IUD hormon

Mengingat IUD hormonal menawarkan kenyamanan bagi penggunanya, maka harga IUD hormonal cenderung lebih mahal dibanding IUD tembaga. Bahkah, KB spiral hormonal bisa dibandrol dengan harga 10 kali lipat lebih mahal dari harga IUD tembaga.

Kesimpulannya, untuk memilih IUD yang cocok Anda harus mempertimbangkan kenyamanan dan budget yang tersedia. Jika Anda adalah wanita yang lebih nyaman mendapatkan haid setiap bulannya, maka Anda dapat memilih IUD tembaga.

Akan tetapi, apabila Anda khawatir dengan kram yang akan dialami pasca memasang IUD tembaga, maka Anda harus mempertimbangkan untuk memasang IUD hormonal. Apapun pilihan Anda, pastikan Anda merasa nyaman dengan kelebihan dan kekurangan yang ditawarkan kedua jenis KB spiral ini.

Baca juga: Cara Mengecek Benang IUD Tetap pada Tempatnya

A day dreamer and a night thinker.

%d bloggers like this: