Ini Lho Cara Meminta Maaf dengan Tulus kepada Pasangan

Meminta maaf kepada pasangan hanya agar perdebatan terhenti bukanlah hal yang sehat untuk dilakukan. Dibutuhkan permintaan maaf yang tulus agar pertengkaran tidak menjadi duri dalam hubungan. Inilah cara meminta maaf kepada pasangan yang tak hanya dapat menghentikan perdebatan, tapi juga dapat memperbaiki hubungan.

SEKALI waktu, Benjamin Franklin pernah berkata bahwa yang pasti di dunia ini hanyalah pajak dan kematian. Namun tampaknya, ia melewatkan sesuatu. Kecuali pajak dan kematian, satu hal lagi yang pasti terjadi di dunia ini, yaiturasa terluka dalam sebuah hubungan.

Dua orang yang membina hubungan bersama sudah barang tentu akan bernegosiasi perihal perbedaan-perbedaan. Dan proses negosiasi ini tak jarang menimbulkan sakit hati, perdebatan, dan pertengkaran. Agar hal-hal negatif ini tak merusak hubungan, salah satu pihak perlu meminta maaf.

Terdengar sederhana, bukan? Namun sejatinya, permintaan maaf yang tulus dan bermakna sulit dilakukan. Anda perlu memperhatikan langkah-langkah cara meminta maaf kepada pasangan di bawah ini agar Si Dia dapat menghargai dan menerima permintaan maaf Anda.

Menanggung Semua Kesalahan

Sebuah permohonan maaf bukanlah permintaan maaf yang tulus kalauada kata jika atau tapi di dalamnya. Permohonan maaf yang tulus tidak mengandung syarat dan tidak membebankan kesalahan pada orang lain.

Jika Anda masih melakukan hal ini, berarti Anda belum benar-benar mengetahui letak kesalahan Anda. Anda hanya melihat pasangan Anda marah dan ingin menghentikan kemarahannya tanpa benar-benar tahu apa yang membuatnya marah.

Pahami dulu keadaannya baru meminta maaf. Permohonan maaf harus dilandasi dengan niat tulus meski mungkin awalnya Anda tidak berniat menyakiti pasangan Anda.

Baca juga:Trik Menghindari Argumen dengan Pasangan

Ketahuilah Dampak Ucapan Anda

Dari keseluruhan langkah cara meminta maaf kepada pasangan, langkah ini adalah langkah yang paling penting tapi sering terlewatkan. Seperti yang telah disebutkan dalam langkah sebelumnya, Anda perlu benar-benar mengetahui apa kesalahan Anda sebelum meminta maaf.

Meminta maaf tanpa mengetahui kesalahan Anda adalah hal percuma karena Anda akan mengulanginya lagi di masa mendatang. Dan bila Anda benar-benar clueless tentang kesalahan Anda, tanyakan kepada pasangan Anda. Tanya padanya perkataan Anda yang mana yang menyakiti perasaannya. Meski sulit, pahamilah posisinya.

Berkomitmenlah untuk Menjadi Lebih Baik

Permohonan maaf tanpa usaha untuk menjadi lebih baik adalah hal yang sia-sia. Saat meminta maaf, sampaikan kepadanya bahwa Anda tak akan lagi mengulangi kesalahan yang sama. Namun, bila Anda tak ingin menjanjikan hal ini, paling tidak buatlah pasangan Anda tahu bahwa Anda akan berusaha untuk tidak mengulanginya. Aku akan berusaha untuk tidak melakukannya lagi.

Tanpa Embel-embel

Seperti yang telah disebutkan dalam langkah pertama, permohonan maaf tidak dapat dikatakan tulus jika ada kata tapi di dalamnya. Maaf jika aku menyakitimu tapi kamu yang memulai lebih dulu tadi.

Permohonan maaf ini ibarat menarik lagi pelatuk pistol yang sebelumnya sudah Anda letakkan. Dengan kata tapi, Anda tidak benar-benar mengakui kesalahan Anda dan sebaliknya membebankan kesalahan pada pasangan Anda.

Tunggu Hingga Anda Siap

Tips cinta yang terakhir untuk meminta maaf kepada pasangan Anda: TUNGGU. Jangan terburu-buru meminta maaf jika Anda masih merasa emosi. Pasangan Anda dapat merasakan permohonan maaf yang tak tulus.

Ia dapat melihat ekspresi Anda untuk menilai permohonan maaf Anda, tulus atau tidak. Sebelum meminta maaf, lebih baik tenangkan dulu pikiran dan perasaan Anda. Bila Anda sudah tenang dan tahu di mana letak kesalahan Anda, kata-kata yang keluar dari mulut Anda biasanya akan lebih baik, tulus, dan relevan.

Terakhir, saat meminta maaf, lihatlah mata pasangan Anda. Kontak mata sangat diperlukan saat Anda ingin menyampaikan sebuah permohonan maaf.

nuriamalia

passionate writer

Comments are closed.

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 2 months ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 2 months ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 2 months ago