Ini Alasan Anda Harus Menghindari Sosmed Pasca Putus

Stalking sosial media mantan bukanlah hal baik untuk dilakukan pasca putus. Alih-alih merasa baikan, perbuatan ini akan membuat Anda merasa lebih buruk dan sedih. Selain alasan itu, inilah segudang hal lain yang membuat Andaharus menghindari sosmed pasca putus.

stalking sosial media mantan

PERPISAHAN adalah hal berat untuk dilalui setiap orang. Perlu waktu lama untuk menyembuhkan luka dari perpisahan. Parahnya, hal ini bisa semakin sulit jika Anda masih saja stalking sosial media sang mantan.

Menghapus mantan dari media sosial bisa jadi adalah langkah efektif yang membantu Anda move on. Kerap stalking sosial media mantan akan membuat Anda merasa masih bagian dari hidupnya secara signifikan. Anda pun akan ketagihan untuk selalu menguntit akun sosmednya karena tidak dapat menerima kenyataan untuk berpisah dengannya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Jadi, bila Anda benar-benar melalui perpisahan yang sulit, ada baiknya menghapus mantan dari media sosial dengan mem-block-nya atau berhenti saling berteman di dunia maya. Inilah sejumlah alasan yang dapat Anda pertimbangkan untuk menghapus mantan dari media sosial.

Menyulitkan Proses Penyembuhan

Mengunjungi akun sosmed mantan berulang-ulang dapat menciptakan adiksi. Semakin Anda melihat akan semakin larut Anda dengan perbuatan itu dan semakin Anda ingin melihat lagi. Ini akan menimbulkan perilaku obsesif Anda terhadap mantan.

Setelah putus, komunikasi berkelanjutan dengan mantan, apalagi komunikasi satu arah, hanya akan membuat rasa terluka dan frustrasi. Proses penyembuhan pun akan berlangsung semakin lama.

Lebih Mudah Mendapatkan Hidup Normal

Setelah putus, Anda membutuhkan jarak dari mantan Anda. Keberadaannya di sosial media, apalagi setiap hari muncul di timeline Anda, tidak akan memberi Anda jarak yang dibutuhkan. Motivasi setelah putus cinta untuk kembali hidup normal hanya akan Anda dapatkan jika benar-benar sudah terbebas dari bayang-bayang masa lalu Anda.

Namun, jika Anda benar-benar tidak bisa menghindari mantan Anda dari akun media sosial, Anda sebaiknya berefleksi dan menanyakan pada diri Anda sendiri kenapa Anda melakukan itu. Jika Anda sudah menyadari motifnya, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengontrol diri dan menghindari perbuatan itu.

Baca juga: Merasa Di-Stalk Mantan Pacar? Ini 6 Tandanya

Menjaga Perasaan Anda Sendiri

Menghindari mantan dari media sosial bukan berarti menghapus semua akun Anda. Anda hanya perlu menghindari beberapa akun yang berpotensi mengingatkan Anda padanya.

Jika memang diperlukan, Anda juga dapat membatasi penggunaan internet dan media sosial, seperti Facebook atau Twitter. Pokoknya, lakukan yang terbaik menurut Anda yang nyaman bagi perasaan Anda.

Terkoneksi dengan Lingkungan yang Positif

Motivasi setelah putus cinta lebih mudah ditemukan saat kita berinteraksi dengan lingkungan sosial yang riil. Di sini kita dapat menemukan segudang aktivitas positif yang akan membantu kita menyembuhkan luka lebih cepat.

Lagipula, dalam lingkungan sosial yang riil, Anda akan jarang menemukan komentar-komentar negatif soal perpisahan Anda dan pasangan. Membatasi diri dari dunia maya juga akan membuat Anda fokus dengan aktivitas-aktivitas riil yang positif, seperti meditasi, yoga, atau traveling.

Baca juga: Masih Stalking Mantan di Sosmed? Ternyata Ini Alasannya

Anda dapat Fokus pada Diri Anda ke Depan

Di sosial media, sangatlah mudah bagi Anda untuk melihat momen-momen yang telah dilalui bersama pasangan. Kemudahan ini sesungguhnya tidak sehat bagi Anda yang sedang mencoba move on.

Kesempatan ini hanya akan membuat Anda berjalan di tempat dan kesulitan melihat potensi diri Anda sendiri. Menjauh dari media sosial akan membuat Anda mudah melupakan masa lalu Anda. Lalu, kapan Anda siap untuk kembali berselancar di media sosial?

Jawabannya adalah ketika Anda tak lagi terpengaruh dengan informasi soal mantan Anda. Bukan berarti membenci, ya. Dalam kondisi ini, Anda telah mampu mendoakan yang terbaik untuknya tanpa harus terluka karenanya.

a passionate writer

%d bloggers like this: