Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Untuk mencegah infeksi saluran kemih (ISK), Anda dapat melakukan sejumlah langkah pencegahan infeksi saluran kemih. Pencegahan ISK sangat mudah dilakukan. Bahkan, langkah pencegahan bisa dimulai dengan melakukan hal-hal sederhana yang biasa Anda lakukan sehari-hari.

Minum lebih banyak air

Dengan mengonsumsi lebih banyak air, maka frekuensi buang air kecil pun bertambah banyak. Hal ini sangat bagus untuk mengeluarkan lebih banyak bakteri yang dapat menginfeksi saluran kemih.

Buang air kecil setelah berhubungan seks

Mengapa Anda harus mengosongkan kandung kemih setelah melakukan hubungan seks? Karena hubungan seks dapat membuat bakteri dari vagina bergerak menuju ke uretra. Buang air kecil setelah berhubungan seks dapat mengeluarkan bakteri yang akan menuju ke kandung kemih.

Tidak menahan buang air kecil

Ada berbagai alasan mengapa seseorang lebih memilih untuk menahan buang air kecil. Misalnya, toilet yang kotor sehingga membuat kita malas untuk menggunakannya, sampai ketidaktersediaan toilet di sekitar kita. Namun apapun alasannya, tidak baik untuk menahan buang air kecil.

Kebiasaan tersebut bisa berkembang menjadi ISK. Setiap orang harus buang air kecil setiap 4 – 6 jam. Bila ingin buang air kecil, sebaiknya Anda tidak menahannya terlalu lama.

Membasuh kemaluan dari depan ke belakang

Langkah pencegahan yang satu ini ditujukan untuk para wanita. Bakteri yang berada di sekitar anus dapat berpindah ke vagina untuk masuk ke uretra bila Anda membasuh kemaluan dari belakang ke depan. Sebaiknya, selalu bersihkan kemaluan dari bagian depan (vagina), lalu ke belakang (anus).

Hindari produk perawatan organ intim kewanitaan yang berbahaya

Vaginal douche adalah salah satu perawatan organ intim kewanitaan yang harus dihindari untuk pencegahan infeksi saluran kemih. Vaginal douche adalah proses membersihkan vagina dengan menggunakan air atau larutan tertentu dengan cara menyemprotkannya langsung ke dalam vagina.

Selain itu, Anda harus lebih cerdas dalam memilih produk kewanitaan lainnya. Hindari produk yang mengandung pewangi. Untuk lebih aman, sebaiknya pakai produk perawatan organ intim kewanitaan yang bersifat antiseptik dan tidak digunakan terus menerus.

Gunakan pakaian yang nyaman

Celana yang ketat membuat kulit tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Akibatnya, bakteri dapat tumbuh di sekitar vagina. Pakaian longgar yang nyaman akan menjaga area vagina tetap kering dan terhindar dari pertumbuhan bakteri.

Lakukan pencegahan infeksi saluran kemih ini dalam kehidupan Anda sehari-hari. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di area kelamin agar tidak menjadi tempat bertumbuhnya bakteri yang dapat menginfeksi alat kelamin atau saluran kemih Anda.