Impotensi

Penyebab Impotensi

Penyebab impotensi pada pria bisa berasal dari berbagai macam faktor. Secara garis besar, penyebab dari impotensi terbagi dalam dua bagian, yaitu penyebab dari fisik dan psikologis. Kita perlu mengetahui proses fisiologis normal dari proses terjadinya ereksi dan bagaimana seorang pria impotensi mengalami kegagalan mencapai atau mempertahankan ereksi untuk dapat lebih memahami bagaimana kondisi impotensi dapat terjadi.

Pada saat pria memperoleh rangsangan ketertarikan seksual, maka otak akan mengirimkan sinyal syaraf ke penis. Sinyal syaraf tersebut akan meningkatkan aliran darah ke dalam bagian jaringan penis yang berbentuk seperti spons, sehingga jaringan pada organ vital pria tersebut akan mengeras dan membesar.

Oleh karena itu, fungsi ereksi yang normal dapat dipengaruhi oleh masalah yang dapat mengganggu fungsi fisiologis normal dari penis

  • Aliran darah
  • Pasokan aliran syaraf
  • Hormonal

Penyebab vaskular dari impotensi dapat mengganggu aliran darah yang menuju ke penis, sedangkan gangguan pada neurologis dapat menghambat sinyal syaraf yang menuju ke penis. Kedua hal ini adalah penyebab utama dari impotensi. Pria yang mengalami impotensi artinya memiliki gangguan pada saraf, kadar hormon, alirah darah, dan tingkat libido.

Penyebab paling sering dari impotensi adalah konsumsi alkohol yang berlebihan, stres, keletihan dan gangguan kecemasan.

Beberapa hal berikut ini merupakan penyebab lain impotensi pada pria:

Kondisi Fisik

Penyakit atau kondisi fisik tertentu bisa berpengaruh besar baik terhadap aliran darah yang menuju penis, sinyal syaraf menuju penis, juga gangguan hormonal yang pada akhirnya dapat menyebabkan impotensi. Berikut ini adalah beberapa kondisi penyakit sistemik yang bisa menyebabkan impotensi:

  • Diabetes
  • Alzheimer
  • Parkinson
  • Tumor otak atau tumor tulang belang
  • Multiple sclerosis
  • Stroke
  • Epilepsi lobus temporal
  • Penyakit jantung
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Kerusakan saraf atau sumsum tulang belakang
  • Aterosklerosis
  • Ketidakseimbangan hormon tiroid
  • Kelelahan
  • Tekanan darah tinggi
  • Penuaan
  • Kadar testosteron rendah
  • Radiasi akibat tindakan radiologis yang berlebihan pada organ reproduksi pria
  • Kelainan anatomi dari bentuk penis
  • Obesitas dan sindrom metabolik

Kondisi Psikologis

Ada suatu kondisi yang jarang terjadi dimana si penderita belum pernah mengalami ereksi sekalipun sebelumnya dan akhirnya kondisi disfungsi mungkin terjadi. Keadaan ini disebut sebagai Impotensi primer, dimana penyebabnya selalu adalah masalah psikologis.

Penyebab psikologis biasanya lebih jarang mengakibatkan impotensi dibandingkan penyebab fisik, dan gangguan psikologis yang menyebabkannya bervariasi dari gangguan ringan dan sementara hingga gangguan psikologis yang berat dan menetap.

Kondisi psikologis dapat mempengaruhi kemampuan seorang pria saat ereksi. Ini adalah beberapa kondisi psikologis yang menjadi penyebab impotensi pada usia muda atau usia lanjut:

  • Depresi
  • Kecemasan berlebihan
  • Perasaan bersalah
  • Stres
  • Perasaan sedih, marah, atau gelisah
  • Gangguan komunikasi dengan pasangan

Konsumsi Obat

Ada beberapa jenis obat yang menimbulkan efek samping berupa impotensi. Konsumsi obat tersebut bisa menjadi penyebab impotensi pada pria apabila dikonsumsi secara salah, berlebihan, dan dalam jangka panjang. Berikut adalah obat yang efek sampingnya bisa membuat pria mengalami impotensi baik permanen atau sementara:

  • Alpha-Adrenergic Blockers, termasuk tamsulosin
  • Beta-Blockers, seperti carvedilol dan motoprolol
  • Anti-Depresan Sistem Saraf, seperti alprazolam, diazepam, dan kodein
  • Stimulan sistem saraf, seperti kokain atau amfetamin
  • Diuretik, seperti furosemide dan spironolactone
  • Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRI), termasuk prozac atau paxil
  • Hormon sintetis, seperti leuprolide
  • Antikonvulsan, yaitu obat-obatan untuk mengatasi masalah kejang.
  • Antipsikotik atau obat untuk mengatasi skizofernia
  • Antagonis H2 yang merupakan obat tukak lambung

Gaya Hidup

Gaya hidup adalah faktor penyebab impotensi pada usia muda yang paling utama. Adapun gaya hidup yang bisa menyebabkan impotensi adalah:

  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Penyalahgunaan obat-obatan terlarang

Tindakan Operasi

Beberapa tindakan operasi bisa memiliki komplikasi yang menyebabkan terjadinya gangguan disfungsi ereksi. Tindakan operasi termasuk di dalamnya terapi kanker prostat, kanker kandung kemih ataupun pembesaran prostat pada kasus yang jarang dapat menyebabkan kerusakan syaraf dan pembuluh darah di sekitar penis. Pada beberapa kasus yang lebih jarang lagi kerusakan syaraf yang timbul bisa menjadi permanen sehingga akhirnya penderita membutuhkan perawatan lebih lanjut agar bisa mencapai ereksi.