Impotensi

Komplikasi Impotensi

Impotensi atau disfungsi ereksi adalah masalah kesehatan seksual yang dapat terjadi pada banyak pria. Pada umumnya, tidak ditemukan komplikasi impotensi yang berimbas pada kesehatan fisik di luar dari organ reproduksi.

Kualitas kesehatan fisik pasien impotensi tetap seperti biasanya. Para pasien tidak akan mengeluhkan sakit di bagian tubuh lainnya. Hanya saja, ada beberapa komplikasi dari impotensi yang meliputi kehidupan psikologis pasiennya.

Berikut adalah beberapa komplikasi impotensi yang disebabkan karena gangguan seksualitas ini tidak segera ditangani dengan baik:

  • Mudah merasa rendah diri atau kehilangan kepercayaan diri
  • Kehidupan seks yang memburuk dari waktu ke waktu
  • Permasalahan dalam kehidupan pernikahan dengan pasangan
  • Stres
  • Depresi
  • Kegelisahan
  • Ketidakmampuan untuk mendapatkan keturunan

Meskipun minim komplikasi, tetapi faktor resiko impotensi masih tetap terhubung dengan kondisi kesehatan organ tubuh lainnya. Misalnya, impotensi bisa menjadi sinyal adanya resiko penyakit jantung pada pasiennya.

Pengobatan terhadap impotensi justru bisa memberikan dampak komplikasi yang bisa mengganggu kondisi kesehatan Anda. Tetapi banyaknya variasi teknik pengobatan menyebabkan kondisi ini bisa dikurangi dengan cara memilih jenis penatalaksanaan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Komplikasi jangka panjang dari impotensi yang tidak diatasi adalah atrofi penis, yaitu kondisi akibat penis yang tidak digunakan sesuai fungsinya dalam jangka sangat panjang sehingga mengalami penyusutan dan penurunan fungsi hingga kondisi sulit dikembalikan seperti semula.

Faktor resiko impotensi lainnya bisa merupakan sebuah peringatan terhadap masalah pada jantung, yakni arteriosklerosis, yang merupakan penyempitan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Tidak hanya itu saja, komplikasi impotensi memang tidak terlalu membawa dampak yang signifikan terhadap kehidupan keluarga. Namun, faktor resiko impotensi ini bisa meningkat drastis karena beberapa hal, salah satunya adalah jika Anda merupakan pasien dengan kondisi diabetes.

Perlu  digarisbawahi bahwa komplikasi impotensi memang hampir sama dengan gejala yang dirasakan oleh pasien impotensi. Jadi, setelah melakukan sejumlah pengobatan, usahakan untuk tetap selalu optimis dan menjaga suasana hati agar selalu tenang.